Indeks Diperkirakan Rentan Balik ke Zona Merah
Karyawan melintas didepan layar pergerakan IHSG (ANTARA FOTO/M Agung Rajasa)
Jakarta: Gerak Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini diperkirakan masih rentan bergerak negatif. Hal itu dikarenakan pergerakan variatif bursa global dan tren depresiasi rupiah terhadap USD yang mengurangi minat investor untuk bertransaksi.

"K‎embali menguatnya IHSG masih harus diuji, seiring rentannya posisi indeks untuk dapat melanjutkan kenaikan. Dua faktor, imbas variatif indeks saham global dan rupiah yang masih melemah," ucap A‎nalis Senior Binaartha Parama Sekuritas Reza Priyambada‎, seperti dikutip dari riset hariannya, di Jakarta, Kamis, 3 Mei 2018.

Reza berharap sentimen yang ada mampu mendorong IHSG ke posisi positif. Di sisi lain, sejumlah sentimen negatif yang datang diharapkan bisa terhenti seiring dengan membaiknya perekonomian Indonesia. "Tetap waspadai sentimen-sentimen yang dapat membuat IHSG kembali melemah," ucap dia.

Meski rentan melemah, A‎nalis Indosurya Bersinar Sekuritas William Suryawijaya‎ menambahkan, indeks tetap bisa melanjutkan proses kenaikan. Penguatan indeks akan dibantu oleh sentimen positif terkait kinerja emiten di kuartal I-2018.‎

"Peluang kenaikan IHSG terlihat masih terbuka lebar, seiring dengan data kinerja emiten di kuartal pertama yang sebagian besar dalam kondisi positif," ucap William.

Dengan demikian, tambahnya, kondisi itu bisa mendorong pergerakan indeks dalam beberapa waktu mendatang. Saat ini, IHSG memiliki support terdekat yang berupaya dipertahankan pada level 5.888, sedangkan target resisten terdekat yang berusaha ditembus ada di posisi 6.123.

‎M‎engamati keadaan tersebut, William merekomendasikan kepada pelaku pasar untuk mencermati beberapa pergerakan saham seperti PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR), PT Mayora Indah Tbk (MYOR), PT Gudang Garam Tbk (GGRM), dan PT HM Sampoerna Tbk (HMSP).

‎‎Kemudian, cermati pula gerak saham, PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (BJTM), PT Kalbe Farma Tbk (KLBF), PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF), PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP), dan PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk (TLKM).‎

 



(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id