Analis Prediksi IHSG Minim Sentimen

Ade Hapsari Lestarini 02 Juli 2018 08:19 WIB
ihsg
Analis Prediksi IHSG Minim Sentimen
Ilustrasi. (FOTO: ANTARA)
Jakarta: Tim analis Samuel Sekuritas Indonesia mencatat pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akan minim sentimen dibandingkan penutupan sebelumnya yang menguat tajam.

"Pasar kini tengah menantikan terbitnya data ISM manufaktur, sementara dari pasar domestik investor tengah menantikan terbitnya data inflasi," tutur Analis Samuel Sekuritas dalam hasil analisanya, Senin, 2 Juli 2018.

Selain itu, nilai tukar rupiah sebelumnya juga tercatat menguat menjadi Rp14.330 per USD dari Rp14.390 per USD di hari sebelumnya dan pasar EIDO naik.

Adapun indeks AS pada akhir pekan lalu ditutup menguat. Saham berbasis perbankan menjadi salah satu pendorongnya di tengah pengumuman pembagian dividen, buyback, dan rilis hasil stress test The Fed.

"Pasar Eropa tercatat naik, sedangkan indeks di wilayah Asia Pasifik yang telah beroperasi perdagangan pagi ini ditransaksikan mixed. Dari pasar komoditas, harga minyak dunia dan emas melemah," jelasnya.

Pantauan Medcom.id, Jumat, 29 Juni 2018, IHSG terdongkrak 131,918 poin atau setara 2,328 persen ke posisi 5.799. Pada bel pembukaan perdagangan, IHSG sempat berada di level 5.691.

Volume perdagangan saham ditutup sebanyak 342,3 miliar lembar senilai Rp9,2 triliun. Sebanyak 219 saham menguat, 181 saham melemah, 103 saham stagnan, dan terjadi 432.019 kali frekuensi.

Sementara itu gerak indeks saham unggulan LQ45 melesat 27,95 poin atau setara 3,4 persen ke posisi 908. Senada indeks JII juga naik 21,83 poin atau setara 3,4 persen ke posisi 654.



(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id