Executive Director Head of Operations Henan Putihrai Sekuritas Mohamad Yunus. (FOTO: Medcom.id/Dian Ihsan
Executive Director Head of Operations Henan Putihrai Sekuritas Mohamad Yunus. (FOTO: Medcom.id/Dian Ihsan

Bersedekah Lewat Perdagangan Saham

Ekonomi saham pasar modal
Dian Ihsan Siregar • 04 Juni 2018 13:38
Jakarta: Pasar modal Indonesia saat ini tidak hanya sekadar berdagang saham, tetapi juga bisa menyalurkan pahala dengan bersedekah dan berzakat.
 
‎Selama ini, pasar modal hanya digunakan sebagai tempat atau wadah bagi pelaku pasar (investor) menanamkan dananya lewat saham yang mereka pilih.
 
Executive Director Head of Operations Henan Putihrai Sekuritas Mohamad Yunus mengatakan investor bisa melakukan itu melalui program trading barokah Sazadah.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Yunus menjelaskan trading barokah Sazadah membuat investor atau nasabah bisa langsung bersedekah melalui keuntungan transaksi saham.
 
Dia mengatakan hingga akhir Mei 2018 sudah ada "sumbangan" beberapa saham yang terkumpul dari investor PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA), PT Chandra Asri Petrochemical Tbk, dan PT Campina Ice Cream Industry Tbk (CAMP).
 
‎"Untuk penyalurannya, jadi ‎masuk di rekening Baznas. Kemudian, Baznas yang akan menyalurkannya sendiri, baik dalam waktu saat ini atau mungkin dalam beberapa waktu ke depan. Karena, mungkin pertimbangannya potensi saham tersebut masih bisa naik dan pembagian dividen. Sehingga nilai nominalnya bisa bertambah," kata dia, ditemui di Gedung BEI, SCBD Sudirman, Jakarta, Senin, 4 Juni 2018.
 
Dia pun tidak menetapkan target yang terkumpul dari program ini karena amalan sedekah dan zakat akan jalan terus menerus. Menurutnya tingkat trading barokah akan mengalami peningkatan pada bulan Ramadan.
 
"Jadi kami masih menunggu untuk nasabah yang mau bersedekah atau mengeluarkan zakatnya dalam bentuk saham," jelas dia.
 
Program trading barokah Sazadah akan dijalankan terus menerus dengan menggandeng Baznas, PT Bursa Efek Indonesia (BEI), dan Masyarakat Ekonomi Syariah (MES). Tujuannya, agar bisa tersosialisasikan hingga ke penjuru daerah-daerah di Indonesia.
 
"Baru empat saham, ‎karena mungkin orang masih belum familiar, karena selama ini konvensional dan orang masih ingin tahu lebih banyak dengan program trading barokah Sazadah ini. Ini terus kita lakukan, tujuannya untuk mempermudah nasabah. Jadi anytime orang mau sedekah tidak perlu lama, kan sudah punya saham, jadi bisa langsung diberikan saja," pungkas dia.
 

 

(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif