Rupiah Melemah Tipis ke Rp14.606/USD
Ilustrasi (AFP PHOTO/Bay ISMOYO)
Jakarta: Gerak nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan Kamis pagi terpantau melemah tipis dibandingkan dengan perdagangan sore di hari sebelumnya di posisi Rp14.602 per USD. Meski demikian, menguatnya euro akibat pembahasan Brexit perlu diwaspadai karena berpeluang menekan gerak nilai tukar rupiah.

Mengutip Bloomberg, Kamis, 22 November 2018, nilai tukar rupiah pada perdagangan pagi dibuka di posisi Rp14.604 per USD. Sedangkan day range nilai tukar rupiah berada di kisaran Rp14.595 sampai dengan Rp14.606 per USD dengan year to date return di 7,67 persen. Sementara itu, menurut Yahoo Finance, nilai tukar rupiah berada di posisi Rp14.358 per USD.

Di sisi lain, indeks USD, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, turun 0,13 persen menjadi 96,7119 di akhir perdagangan. Pada akhir perdagangan New York, euro meningkat menjadi USD1,1388 dari USD1,1367 pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris turun menjadi USD1,2780 dari USD1,2784 di sesi sebelumnya.

Sedangkan dolar Australia naik menjadi USD0,7264 dibandingkan dengan USD0,7218. USD dibeli 113,07 yen Jepang, lebih tinggi dibandingkan dengan 112,72 yen Jepang pada sesi sebelumnya. USD turun menjadi 0,9944 franc Swiss dibandingkan dengan 0,9949 franc Swiss, dan turun menjadi 1,3254 dolar Kanada dari 1,3314 dolar Kanada.

Indeks Dow Jones Industrial Average turun 0,95 poin atau kurang dari 0,01 persen, menjadi berakhir 24.464,69 poin. Indeks S&P 500 naik 8,04 poin atau 0,30 persen menjadi ditutup pada 2.649,93 poin. Indeks Komposit Nasdaq berakhir meningkat 63,43 poin atau 0,92 persen, menjadi 6.972,25 poin.

Sebagian besar anggota FAANG melihat harga saham mereka naik pada Rabu waktu setempat (Kamis WIB), dengan Facebook, Apple, Amazone, Netflik dan Google (atau Alphabet induk usaha Google), semuanya mencatat kenaikan lebih dari satu persen.

Nama-nama besar teknologi telah mengalami tekanan akhir-akhir ini. Sampai penutupan Selasa 20 November, mereka semua turun lebih dari 20 persen dari tertinggi 52-minggu mereka, secara resmi berasa di pasar lesu. Penurunan tajam juga menyeret indeks utama. Indeks Dow dan S&P 500 menghapus keuntungan untuk tahun ini, sementara Nasdaq jatuh.



(ABD)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id