Rupiah akan Sejajar dengan Dolar AS

Annisa ayu artanti 23 Oktober 2018 08:16 WIB
kurs rupiah
Rupiah akan Sejajar dengan Dolar AS
Ilustrasi (MI/ROMMY PUJIANTO)
Jakarta: Nilai tukar rupiah diprediksi kembali unjuk gigi meskipun laju dolar Amerika Serikat (USD) juga menunjukkan penguatan. Kenaikan rupiah hari ini dinillai mampu terjadi karena masih adanya sejumlah sentimen positif dari dalam negeri.

Senior Analyst CSA Research Institute Reza Priyambada memandang nilai tukar rupiah akan bergerak pada kisaran Rp15.185 sampai Rp15.172 per USD. Sejumlah katalis positif diharapkan terus berdatangan dengan harapan nilai tukar rupiah tidak mudah terhempas ke zona merah.

"Adanya langkah dari pemerintah untuk menahan pelemahan rupiah membuat laju rupiah dapat bertahan positif, meski juga diikuti dengan kenaikan laju USD," kata Reza, seperti dikutip dari riset hariannya, di Jakarta, Selasa, 23 Oktober 2018.

Ia menjelaskan di antara langkah yang dilakukan adalah dengan mendorong masuknya investasi langsung (FDI) dan melakukan perbaikan neraca transaksi berjalan yang cukup membantu memperkuat gerak nilai tukar rupiah.

"Di sisi lain, perkiraan suku bunga BI 7DRRR akan tetap di level 5,75 persen diharapkan dapat menjadi sentimen positif pada rupiah," ucap dia.

Sementara untuk mata uang Paman Sam, Reza melihat, penguatan nilai tukar USD dikarenakan dukungan sentimen global terutama dari kekhawatiran masalah anggaran di Italia dan kesepakatan Brexit.

"Alhasil dengan pelemahan EUR tersebut, USD terlihat menguat," pungkas dia.

 



(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id