Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo. (FOTO: Medcom.id/Husen Miftahudin)
Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo. (FOTO: Medcom.id/Husen Miftahudin)

BI Pede Rupiah Terus Menguat

Ekonomi bank indonesia kurs rupiah
Eko Nordiansyah • 19 Juli 2019 19:07
Jakarta: Bank Indonesia (BI) mengaku percaya diri bahwa mata uang rupiah akan terus menguat. Penguatan tak lepas dari aliran modal asing yang masuk ke Indonesia sampai dengan pekan ketiga Juli 2019.
 
BI sebelumnya mencatat aliran modal masuk sampai dengan 18 Juli 2019 sebesar Rp192,5 triliun. Aliran modal asing masuk terdiri Rp118,1 triliun di pasar Surat Berharga Negara (SBN) dan Rp74 triliun di pasar saham.
 
"Persepsi positif Alhamdulillah cukup baik dari penurunan suku bunga, aktivitas pasar valas aktivitas supply-demand (valas) berjalan," kata Gubernur BI Perry Warjiyo di Kompleks BI, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Jumat, 19 Juli 2019.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dirinya menambahkan, kepercayaan investor asing terhadap Indonesia akan meningkatkan aliran modal masuk. Jika ini bisa dijaga, maka ketersediaan valas akan tercukupi sehingga membuat rupiah menguat.
 
"Portofolio tetap masuk menambah supply jadi confident persepsi positif, supply demand aktif dan masuknya investor akan memberikan faktor positif penguatan nilai tukar ke depan," jelas dia.
 
Gerak nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta sedikit menguat hingga penutupan perdagangan sore ini.
 
Mengutip data Bloomberg, Jumat, 19 Juli 2019, rupiah ditutup menguat tipis ke posisi Rp13.937 per USD dibandingkan perdagangan sebelumnya di level Rp13.939 per USD.
 
Sementara itu rentang gerak rupiah berada di Rp13.890-Rp13.945 per USD. Tak beberapa lama kemudian, rupiah terus bergerak menguat 22,5 poin atau setara 0,16 persen ke Rp13.937 per USD.
 

(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif