Rupiah Pagi Hantam Gerak Dolar AS
Ilustrasi (MI/SUSANTO)
Jakarta: Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan Jumat pagi atau di akhir pekan terpantau menguat dibandingkan dengan perdagangan sore di hari sebelumnya di posisi Rp14.580 per USD. Pelemahan USD diharapkan bisa dimanfaatkan untuk rupiah melaju di area positif tanpa harus terganjal oleh mata uang negeri Paman Sam.

Mengutip Bloomberg, Jumat, 23 November 2018, nilai tukar rupiah pada perdagangan pagi dibuka menguat ke Rp14.540 per USD. Sedangkan day range nilai tukar rupiah berada di kisaran Rp14.540 hingga Rp14.543 per USD dengan year to date return di 7,29 persen. Sementara itu, menurut Yahoo Finance, nilai tukar rupiah berada di posisi Rp14.325 per USD.

Di sisi lain, kurs USD melemah terhadap sebagian besar mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan Kamis waktu setempat (Jumat WIB). Kondisi itu terjadi karena investor percaya bahwa Inggris dan Uni Eropa (UE) akan mencapai kesepakatan sebelum Brexit berlaku.

Indeks USD, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama, turun 0,23 persen menjadi 96,4872 pada akhir perdagangan. Pada akhir perdagangan New York, euro meningkat menjadi USD1,1405 dari USD1,1388 pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris naik menjadi USD1,2876 dari USD1,2780 pada sesi sebelumnya.

Sementara itu, dolar Australia jatuh ke USD0,7253 dibandingkan dengan USD0,7264. Kemudian USD dibeli 112,95 yen Jepang, lebih rendah dibandingkan dengan 113,07 yen Jepang pada sesi sebelumnya. USD turun menjadi 0,9943 franc Swiss dibandingkan dengan 0,9944 franc Swiss, dan merosot menjadi 1,3195 dolar Kanada dibandingkan dengan 1,3254 dolar Kanada.

Perdana Menteri Inggris Theresa May mengatakan pada Kamis sore waktu setempat bahwa dia akan melakukan segala hal yang mungkin untuk memberi warga Inggris kesepakatan Brexit yang telah dalam genggaman. May berharap kesepakatan Brexit bisa memberikan katalis positif bagi perekonomian Inggris secara keseluruhan.

Dalam pernyataannya kepada Dewan Perwakilan Rakyat Inggris (House of Commons), May mengatakan rancangan kesepakatan yang disetujui Inggris dengan Uni Eropa adalah baik untuk kedua pihak, mengakhiri gerakan bebas sekali dan untuk selamanya.



(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id