Rupiah Diramal Terhempas Akibat USD Pamer Kekuatan

Angga Bratadharma 23 Oktober 2018 12:06 WIB
kurs rupiah
Rupiah Diramal Terhempas Akibat USD Pamer Kekuatan
Ilustrasi (MI/ROMMY PUJIANTO)
Jakarta: Dolar Amerika Serikat (USD) diramal menguat ke level 96,0-96,2 terhadap hampir semua mata uang kuat dunia lainya. Penguatan USD didorong kembalinya ketidakpastian di pasar keuangan Eropa yang didorong oleh isu kenaikan defisit anggaran Italia, serta kembali buntunya proses keluarnya Inggris dari Uni Eropa usai brexit.

Analis Samuel Sekuritas Ahmad Mikail mengatakan koreksi di pasar saham AS seiring kekhawatiran investor terkait prospek kenaikan tingkat suku bunga di AS juga memengaruhi penguatan USD. Jelang RDG BI hari ini yang diperkirakan berkahir dengan tidak dinaikannya tingkat suku bunga BI 7-D RR, rupiah dipandang akan melemah seiring penguatan USD.

"Rupiah kemungkinan melemah ke level Rp15.200 sampai dengan Rp14.250 per USD," ungkap Ahmad Mikail, seperti dikutip dari riset hariannya, di Jakarta, Selasa, 23 Oktober 2018.

Di sisi lain, indeks Dow Jones Industrial Average turun 126,93 poin atau 0,5 persen menjadi berakhir di 25.317,41 poin. Indeks S&P 500 kehilangan 11,9 poin atau 0,43 persen menjadi ditutup di 2.755,88 poin. Sementara Indeks Komposit Nasdaq menambahkan 19,60 poin atau 0,26 persen menjadi berakhir di 7.468,63 poin.

Kenaikan di sektor teknologi membatasi kerugian pada S&P 500 dan membantu mengangkat indeks Nasdaq. Indeks teknologi S&P yang terpukul berhasil naik 0,8 persen. Indeks energi S&P 500 merosot 1,1 persen setelah Halliburton memperingatkan bahwa laba kuartal keempatnya akan meleset dari perkiraan.

Saham Halliburton jatuh 3,0 persen dan perusahaan penyedia jasa-jasa ladang minyak saingannya Schlumberger turun 2,9 persen. "Ini pekan laba. Itu menyebabkan beberapa keraguan bercampur takut bagi para investor. Kami telah melihat hasil yang pantas tetapi tidak secara universal," kata Kepala Ahli Strategi Investasi Inverness Counsel Tim Ghriskey.



(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id