Gerak USD Diproyeksikan Menyusut
Ilustrasi (AFP PHOTO/ROMEO GACAD)
Jakarta: Indeks dolar Amerika Serikat (USD) diproyeksikan bergerak melemah sebanyak 0,88 persen ke level 96,0-96,3 terhadap sejumlah mata uang kuat utama dunia lainnya. Pelemahan USD didorong oleh semakin besarnya peluang terciptanya kesepakatan antara Uni Eropa dan Inggris terkait proses keluarnya Inggris dari Uni Eropa atau Brexit.

Analis Samuel Sekuritas Ahmad Mikail mengatakan institusi keuangan di Inggris kemungkinan besar masih tetap mendapatkan akses ke pasar Eropa usai keluarnya Inggris dari Eropa. Data inflasi Oktober Indonesia naik di atas ekspektasi ekonom sebesar 3,16 persen (yoy) dibandingkan dengan September sebesar 2,88 persen (yoy) menjadi sinyal positif bagi rupiah.

Kenaikan inflasi tersebut, lanjut Ahmad Mikail, disumbang oleh kenaikan inlasi inti  sebesar 2,94 persen secara tahun ke tahun dibandingkan dengan bulan sebelumnya yang sebesar 2,82 persen  secara tahun ke tahun yang menunjukan terjadi peningkatan konsumsi di Oktober.

"Rupiah kemungkinan akan menguat ke level Rp15.100 sampai dengan Rp15.200 per USD," ungkap Ahmad Mikail, seperti dikutip dari riset hariannya, di Jakarta, Jumat, 2 November 2018.

Di sisi lain, indeks Dow Jones Industrial Average melonjak sebanyak 264,98 poin atau 1,06 persen menjadi 25.380,74. Sedangkan S&P 500 naik sebanyak 28,63 poin atau 1,06 persen menjadi 2,740.37. Indeks Nasdaq Composite naik 128,16 poin atau 1,75 persen menjadi 7.434,06.

Sebanyak 10 dari 11 sektor utama S&P 500 ditutup lebih tinggi, dengan material dan consumer discretionary masing-masing menguat sebanyak 3,02 persen dan 2,23 persen, memimpin kenaikan. Utilitas menurun 0,53 persen, satu-satunya yang kalah dalam indeks.

Saham DowDuPont melonjak lebih dari delapan persen, memimpin para pemenang di Dow Jones. Perusahaan melaporkan laba kuartal ketiga yang mengalahkan perkiraan. Saham Apple naik 1,54 persen. Raksasa teknologi AS ini akan melaporkan hasil kuartalan setelah penutupan Kamis, menarik perhatian investor.



(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id