Ilustrasi (MI/ROMMY PUJIANTO)
Ilustrasi (MI/ROMMY PUJIANTO)

Rupiah Pagi Unjuk Gigi di Rp14.105/USD

Ekonomi kurs rupiah
Angga Bratadharma • 11 Juli 2019 09:01
Jakarta: Gerak nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan Kamis pagi terpantau menguat dibandingkan dengan perdagangan sore di hari sebelumnya di posisi Rp14.131 per USD. Rupiah berhasil perkasa sejalan dengan pernyataan Ketua Fed Jerome Powell yang memicu melempemnya gerak USD.
 
Mengutip Bloomberg, Kamis, 11 Juli 2019, nilai tukar rupiah pada pagi ini melonjak ke Rp14.105 per USD. Pagi ini nilai tukar rupiah bergerak di kisaran Rp14.098 hingga Rp14.107 per USD. Sedangkan menurut Yahoo Finance, nilai tukar rupiah berada di posisi Rp13.886 per USD.
 
Sementara itu, kurs dolar Amerika Serikat melemah terhadap sejumlah mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan Rabu waktu setempat (Kamis WIB), setelah komentar negatif Ketua Federal Reserve Jerome Powell tentang ekonomi AS.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Indeks USD, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, turun 0,41 persen menjadi 97,0992 pada akhir perdagangan. Pada akhir perdagangan New York, euro naik menjadi USD1,1253 dari USD1,1207 pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris naik menjadi USD1,2507 dari USD1,2466 pada sesi sebelumnya.
 
Dolar Australia naik menjadi USD0,6961 dibandingkan dengan USD0,6927. Kurs dolar AS terhadap mata uang Jepang mencapai 108,42 yen, lebih rendah dibandingkan dengan 108,87 yen pada sesi sebelumnya. Dolar AS turun menjadi 0,9893 franc Swiss dibandingkan dengan 0,9935 franc Swiss, dan turun menjadi 1,3070 dolar Kanada dari 1,3126 dolar Kanada.
 
Powell mengatakan pada Rabu waktu setempat bahwa arus lintas seperti ketegangan perdagangan dan kekhawatiran tentang pertumbuhan global telah membebani aktivitas ekonomi AS dan prospeknya.
 
Dalam sambutannya yang disiapkan untuk anggota parlemen di Komite Jasa Keuangan, di mana ia bersaksi tentang Laporan Kebijakan Moneter Setengah Tahunan, Powell mengatakan banyak peserta Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) melihat bahwa kasus untuk kebijakan moneter yang agak lebih akomodatif telah diperkuat.
 
Powell mengatakan para pejabat Fed memperhatikan arus lintas yang sedang berlangsung dari pertumbuhan global dan perdagangan pada pertemuan FOMC Mei lalu. Ia menambahkan bahwa sejak itu arus lintas ini telah muncul kembali dan menciptakan ketidakpastian yang lebih besar.
 
Di sisi lain, indeks Dow Jones Industrial Average naik 76,71 poin atau 0,29 persen, menjadi 26.860,20 poin. Indeks S&P 500 bertambah 13,44 poin atau 0,45 persen, menjadi 2.993,07 poin. Indeks Komposit Nasdaq berakhir 60,80 poin atau 0,75 persen lebih tinggi, menjadi 8.202,53 poin.
 
Wall Street mendapat dorongan ketika Ketua Fed Jerome Powell memicu harapan untuk penurunan suku bunga potensial akhir bulan ini dalam kesaksian dovish atau pelonggaran moneter di depan Komite Jasa Keuangan DPR AS pada Rabu pagi waktu setempat.

 

(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif