Ilustrasi. (FOTO: Medcom.id/Desi Angriani)
Ilustrasi. (FOTO: Medcom.id/Desi Angriani)

Rupiah dan IHSG Akhir Pekan Tertekan

Ekonomi ihsg kurs rupiah
Ade Hapsari Lestarini • 14 Desember 2018 17:22
Jakarta: Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada akhir pekan ini kompak melemah.
 
Mengutip Bloomberg, Jumat, 14 November 2018, rupiah ditutup tertekan hingga mencapai 84,8 poin atau setara 0,58 persen ke posisi Rp14.581 per USD.
 
Adapun pada awal pembukaan perdagangan rupiah sudah tertekan ke level Rp14.515 per USD dibandingkan pergerakan sebelumnya yang berada di level Rp14.496 per USD.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sementara berdasarkan data Yahoo Finance, rupiah diperdagangkan di level Rp14.580 per USD. Rupiah melemah 48 poin atau setara 0,33 persen dari pembukaan Rp14.490 per USD.
 
Sedangkan berdasarkan kurs tengah Bank Indonesia, Jakarta Interbank Spot Dolar Rate USD-IDR, rupiah berada di level Rp14.538 per USD.
 
Di sisi lain gerak IHSG pada penutupan perdagangan melemah tipis 7,877 poin atau setara 0,128 persen ke posisi 6.169. Gerak IHSG ditopang sebanyak 10 miliar lembar saham senilai Rp9,6 triliun. Sebanyak 156 saham, 221 saham melemah, 151 saham stagnan, dan 365.931 kali frekuensi.
 
Senior Analyst CSA Research Institute Reza Priyambada sebelumnya memprediksi rupiah bergerak menguat di kisaran Rp14.528 sampai Rp14.542 per USD.
 
"Masih adanya sentimen positif terutama dari dalam negeri untuk dapat mendukung kenaikan tersebut," kata Reza dalam riset hariannya, Jumat, 14 Desember 2018.
 
Reza mengatakan berkurangnya dorongan terhadap USD diharapkan turut menambah sentimen positif pada rupiah. Rupiah pun diharapkan dapat memanfaatkan kondisi tersebut.
 

 

(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif