Analis Prediksi IHSG Bervariasi
Ilustrasi (MI/USMAN ISKANDAR)
Jakarta: Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini diprediksi bervariasi. Meski demikian, tingginya pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal II-2018 sebesar 5,27 persen secara tahun ke tahun diharapkan mendukung IHSG berbaris di zona hijau.

Vice President Research Department Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya mengatakan dalam jangka pendek IHSG berpeluang menguat. Sedangkan untuk jangka panjang kekuatan untuk naik terlihat dari pondasi ekonomi yang masih terjaga cukup baik di tengah fluktuasi harga komoditas dan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD).

"Potensi menguat masih akan terlihat pada pergerakan IHSG hari ini dan berkisar 5.841 sampai 6.157," kata William, seperti dikutip dari riset hariannya, di Jakarta, Rabu, 8 Agustus 2018.

Sementara itu, Analis Binaartha Technical Research Nafan Aji mengatakan, IHSG ditutup melemah 0,17 persen di level 6.091 pada 7 Agustus 2018. Berdasarkan daily pivot dari Bloomberg, support pertama maupun kedua memiliki kisaran di level 6.075 hingga 6.060. Sementara itu, resisten pertama maupun kedua memiliki kisaran pada level 6.110 hingga 6.129.

Berdasarkan indikator, Stochastic dan RSI sudah menunjukkan overbought meskipun MACD sudah berada di area positif. Di sisi lain, terlihat pola bearish candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi pelemahan pada pergerakan indeks saham.

"Sehingga indeks berpeluang menuju ke area support," ujar Nafan.

Berikut beberapa saham yang direkomendasikan untuk dicermati menurut PT Indosurya Bersinar Sekuritas di antaranya PT Sri Rejeki Isman Tbk (SRIL), PT Wijaya Karya Beton Tbk (WTON), PT Adhi Karya Tbk (ADHI), PT Summarecon Agung Tbk (SMRA), PT Pembangunan Perumahan Tbk (PTPP), dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI).

Sementara itu, rekomendasi saham untuk dicermati menurut Binaartha yakni PT Delta Dunia Makmur Tbk (DOID), PT Kalbe Farma Tbk (KLBF), PT Indosat Tbk (ISAT), PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA), PT Total Bangun Persada Tbk (TOTL), dan PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR).

 



(ABD)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id