Ilustrasi. (FOTO: AFP)
Ilustrasi. (FOTO: AFP)

Penyebab Pelemahan Rupiah

Ekonomi kurs rupiah
17 Desember 2018 11:42
Jakarta: Pergerakan nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Senin pagi bergerak melemah sebesar 11 poin ke posisi Rp14.618 dibandingkan sebelumnya Rp14.607 per USD.
 
"Dolar AS menguat terhadap hampir semua mata uang dunia, termasuk rupiah," kata Ekonom Samuel Sekuritas Ahmad Mikail di Jakarta, seperti dikutip dari Antara, Senin, 17 Desember 2018.
 
Menurut dia, dolar AS kembali menjadi aset safe haven seiring semakin menguatnya kekhawatiran pasar terhadap prospek perekonomian global tahun depan usai rilis beberapa data ekonomi Amerika Serikat-Tiongkok yang melambat.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ia mengemukakan, data Industrial Production Index Tiongkok hanya tumbuh 5,4 persen di November merupakan yang terendah sejak 2003. Sementara data dari AS mengenai penjualan ritel mengalami perlambatan di November sebesar 4,2 persen (year on year).
 
Ia menambahkan menjelang rilis data neraca perdagangan Indonesia, rupiah diperkirakan masih akan terbebani sentimen dari defisitnya data neraca perdagangan November.
 
"Diproyeksikan, pergerakan rupiah bergerak di kisaran Rp14.590-Rp14.650 per USD," katanya.
 
Kepala Riset Monex Investindo FuturesAriston Tjendra mengatakan pertumbuhan ekonomi global yang melambat mengurangi permintaan aset mata uang negara-negara Asia.
 
"Pelemahan ekonomi dunia telah membuat pelaku pasar cenderung menghindari aset berisiko dan menuju aset yang lebih aman seperti dolar AS," pungkasnya.
 

(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif