IPO Perdana, Saham YELO Terkerek 48,98%

Annisa ayu artanti 29 Oktober 2018 11:13 WIB
emitenipo
IPO Perdana, Saham YELO Terkerek 48,98%
IPO Perdana, Saham YELO Terkerek 48,98%. (FOTO: Medcom.id/Annisa Ayu)
Jakarta: Saham PT Yelooo Integra Datanet Tbk (Passpod) melesat 48,98 persen saat pertama kali melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Perusahaan berkode YELO ini melepas saham sebanyak-banyaknya 130 juta lembar saham atau setara dengan 34,21 persen dari modal ditempatkan dengan menetapkan harga Rp375 per saham.

Pada saat listing perdana, saham YELO meningkat 184 poin dari harga penawaran Rp375 menjadi Rp560. Saham tersebut ditransaksikan sebanyak satu kali dengan volume 10. Sehingga untuk sementara, YELO memperoleh Rp560 ribu.

CEO Passpod Hiro Whardana menjelaskan perusahaan yang dipimpinnya adalah perusahaan inkubator pertama yang melantai di bursa. Ia meyakini melalui IPO akan mempercepat pertumbuhan perusahaan.

"Sebagaimana motivasi yang kami dapat selama proses inkubasi di IDX Incubator, jangan menunggu tumbuh besar untuk IPO, justru dengan IPO startup akan tumbuh," kata Hiro di kantor Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin, 29 Oktober 2018.

Jika aksi korporasi ini berjalan mulus, sesuai dengan rencana perusahaan, Passpod berharap dapat meraup dana segar Rp48,75 miliar. Dana tersebut sebagian besar akan digunakan untuk pengembangan perusahaan.

"Akan digunakan untuk research and devolopment 75 persen. Semua research and development proses kita sedang lakukan. Untuk mempercepat semuanya, supaya pertumbuhan perusahaan," jelas dia.

Selain itu, Hiro mengakui IPO adalah langkah awal pengembangan bisnis Passpod ke mancanegara. Perusahaan berencana melakukan ekspansi bisnis ke lima negara yaitu Malaysia, Singapura, Vietnam, Myanmar, dan Korea.

"Selain kebutuhan pendanaan, ketika berhubungan dengan pihak pemangku kepentingan maupun partner bisnis di negara lain, perusahaan terbuka yang mengutamakan akuntabilitas, transparansi, serta tata kelola uang baik akan lebih dipercaya," ucap dia.

Dalam aksi korporasi ini Passpod telah menunjuk PT Sinarmas Sekuritas sebagai pelaksana emisi efek.

 



(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id