Rupiah Perdagangan Pagi Dibuka Menghijau ke Rp14.356/USD
Ilustrasi (ANTARA FOTO/Adwit B Pramono)
Jakarta: Gerak nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan Jumat pagi atau di akhir pekan terlihat menguat dibandingkan dengan perdagangan sore di hari sebelumnya di Rp14.390 per USD. Meski menguat, tetap diwaspadai efek negatif yang datang dari perang dagang antara Amerika Serikat (AS) dan Tiongkok.

Mengutip Bloomberg, Jumat, 13 Juli 2018, nilai tukar rupiah perdagangan pagi dibuka menguat ke Rp14.356 per USD. Day range nilai tukar rupiah berada di kisaran Rp14.356 hingga Rp14.365 per USD dengan year to date return di 6,16 persen. Sedangkan menurut Yahoo Finance, nilai tukar rupiah berada di posisi Rp14.135 per USD.

Sementara itu, saham-saham di Wall Street ditutup menguat pada perdagangan Kamis waktu setempat (Jumat WIB). Penguatan terjadi dengan Indeks Dow Jones Industrial Average naik sebanyak 224,44 poin atau 0,91 persen menjadi berakhir di 24.924,89 poin.

Sedangkan indeks S&P 500 meningkat sebanyak 24,27 poin atau 0,87 persen, menjadi ditutup di 2.798,29 poin. Sedangkan indeks Komposit Nasdaq berakhir dengan bertambah sebanyak 107,30 poin atau 1,39 persen menjadi 7.823,92 poin.



Di sisi ekonomi, Indeks Harga Konsumen (IHK) AS untuk Semua Konsumen Perkotaan meningkat sebanyak 0,1 persen pada Juni pada basis disesuaikan secara musiman setelah naik 0,2 persen pada Mei, Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan.

Selama 12 bulan terakhir, indeks untuk semua item naik 2,9 persen sebelum disesuaikan secara musiman. Dalam laporan terpisah, departemen mengatakan jumlah orang Amerika yang mengajukan tunjangan pengangguran turun lebih banyak dari yang diperkirakan pada minggu lalu.

Pada penutupan perdagangan New York, euro jatuh menjadi USD1,1667 dari USD1,1672 pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris naik menjadi USD1,3208 dari USD1,3205 di sesi sebelumnya. Dolar Australia naik menjadi USD0,7403 dari USD0,7370.

 



(ABD)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id