Ilustrasi. (FOTO: MI/Susanto)
Ilustrasi. (FOTO: MI/Susanto)

Shutdown Pemerintahan AS Bisa Tekan Rupiah-IHSG

Ekonomi ihsg amerika serikat kurs rupiah
Nia Deviyana • 24 Desember 2018 12:14
Jakarta: Tutupnya pemerintahan (shutdown) Amerika Serikat untuk sementara kemungkinan memberi pengaruh ke Indonesia, bagi nilai tukar rupiah dan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).
 
"Ini ditunjukkan oleh penguatan yen sebesar 1,36 persen dalam sepekan terakhir terhadap dolar AS, sehingga rupiah berisiko kembali melemah pada awal 2019 di kisaran Rp14.650-Rp14.800 per USD," jelas ekonom dari Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Bhima Yudhistira Adhinegara saat dihubungi Medcom.id, Senin, 24 Desember 2018.
 
Di samping itu, shutdown jugaberpotensi meningkatkan ketidakpastian bagi investor global sehingga membuat mereka mengalihkan dananya dari pasar modal ke aset yang lebih aman. Alhasil, aliran modal investasi yang masuk berkurang ke Indonesia.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Hal ini diprediksi memberi dampak pada pergerakan IHSG. "Dalam sepekan terakhir IHSG terkoreksi tipis 0,1 persen. Investor, khususnya asing akan berjaga-jaga terhadap kemungkinan shutdown berlanjut lebih lama," tambah dia.
 
Penutupan pemerintahan sementara di AS dimulai pada Sabtu dini hari, 22 Desember 2018. Shutdown ini dilakukan usai Kongres menunda kesepakatan persetujuan dana untuk membangun tembok perbatasan.
 
"Semoga penutupan pemerintahan ini tidak akan berlangsung lama," kata Presiden AS Donald Trump, dikutip dari AFP.
 
Trump menuntut USD5,7 miliar atau sekitar Rp82,9 triliun yang disahkan Dewan Perwakilan Rakyat. Namun, sepertinya akan ditolak di Senat yang dikuasai Demokrat.Penutupan pemerintahan AS bukan yang pertama kali terjadi. Di era Trump, pemerintahan ditutup sebanyak tiga kali setahun.
 
Penutupan pertama terjadi pada Januari lalu. Shutdown dilakukan usai para senator gagal mencapai kesepakatan terkait dana operasional pemerintah.
 
Selang sebulan berikut, tepatnya pada Februari 2018, Pemerintahan Amerika Serikat lagi-lagi mesti tutup setelah seorang politikus konservatif di Senat sengaja menunda langkah Kongres menyepakati anggaran sementara.
 
Pemerintahan Trump akan terus shutdown hingga batas waktu tak ditentukan. Ratusan ribu pegawai pemerintahan 'dipaksa' bekerja tanpa dibayar jelang Natal.
 
Trump juga membatalkan liburan Natal ke Florida karena insiden ini. Gedung Putih mengatakan dia akan tetap berada di Washington hingga ada kesepakatan.
 

 

(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif