BTN. MI/Panca S.
BTN. MI/Panca S.

Likuiditas Ketat, BTN Enggan Turunkan Target Kredit

Ekonomi perbankan btn
Nia Deviyana • 15 Januari 2019 16:21
Jakarta: PT Bank Tabungan Negara (BTN) tidak akan menurunkan target kredit kendati likuiditas yang ketat menjadi ancaman bagi perbankan tahun ini. Dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi XI DPR disebutkan loan to deposit ratio (LDR) bank-bank milik negara sudah mencapai 90 persen.
 
LDR merupakan parameter untuk melihat ketersediaan dana (likuiditas) bank untuk memenuhi penyaluran kreditnya. Jika LDR terlalu tinggi, maka suatu bank tidak memiliki kemampuan pendanaan yang ideal untuk disalurkan kembali ke masyarakat dalam bentuk kredit. Peraturan Nomor 17/11/PBI/2015 mengatur bahwa batas bawah LDR sebesar 78 persen, sedangkan batas atasnya ditetapkan sebesar 92 persen.
 
"Tahun ini likuiditas memang ketat, tapi tidak menurunkan target ekspansi kredit kami. Dari mana sumber dananya? Inilah yang sedang kami pikirkan," jelas Direktur Utama BTN Maryono dalam rapat di Gedung Nusantara 1 DPR, Jakarta, Selasa, 15 Januari 2019.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Maryono menambahkan masing-masing bank memiliki strategi pendanaan untuk menyalurkan kredit. Dalam hal ini, BTN tidak sepenuhnya bergantung pada Dana Pihak Ketiga (DPK).
 
"Dana yang kami salurkan untuk kredit tidak semata-mata berasal dari DPK, tetapi bisa dari dana lainnya seperti obligasi, surat berharga, dan sebagainya sehingga ada alternatif yang bisa kami selesaikan," tambahnya.
 
Lebih lanjut, BTN juga telah melakukan sekuritisasi aset untuk mengurangi rasio LDR lebih luas. Tahun ini, BTN memproyeksikan pertumbuhan kredit dan DPK di angka 12-15 persen dengan rasio Non Performing Loan atau kredit bermasalah sebesar 1,9-2,10 persen.

 

(SAW)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi