Ilustrasi. (FOTO: dok MI/Atet)
Ilustrasi. (FOTO: dok MI/Atet)

OJK: Hasil Pemeriksaan Laporan Keuangan Garuda Diumumkan Besok

Ekonomi garuda indonesia
Annisa ayu artanti • 27 Juni 2019 21:06
Jakarta: Otoritas Jasa Keuangan (OJK) akan mengumumkan hasil pemeriksaan laporan keuangan PT Garuda Indonesia (Tbk) tahun buku 2018 Jumat, 28 Juni 2019.
 
Ketua OJK Wimboh Santoso mengatakan koordinasi mengenai pemeriksaan laporan keuangan maskapai pelat merah tersebut telah selesai dilakukan. Wimboh meminta seluruh pihak menunggu hasil resmi yang akan diumumkan besok dan tidak menduga-duga hasil pemeriksaan.
 
"Hasilnya ya tunggu diumumkan lah," kata Wimboh saat ditemui di Komplek Parlementer, Senayan, Jakarta, Kamis, 27 Juni 2019.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ditemui di tempat yang sama, Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK Hoesen juga menegaskan hasil pemeriksaan diumumkan besok.
 
"Besok (Jumat, 28 Juni 2019) diumumkan. Lengkap kok besok," ucap Hoesen.
 
Laporan keuangan tahunan tahun buku 2018 terdapat transaksi kerja sama Garuda Indonesia dengan PT Mahata Aero Teknologi yang dianggap sebagai pendapatan senilai USD239 juta sehingga dicatatkan sebagai pendukung laba.
 
Garuda Indonesia mengklaim bahwa pengakuan pendapatan dari Perjanjian Kerja Sama (PKS) penyediaan layanan konektivitas dalam penerbangan antara Mahata dan PT Citilink Indonesia dalam laporan keuangan tahun buku 2018 sesuai dengan aspek Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK).
 
Kementerian Keuangan (Kemenkeu) telah memfinalisasi dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh Kantor Akuntan Publik (KAP) yang mengaudit laporan keuangan Garuda Indonesia.
 
Jika ditemukan pelanggaran maka bisa dikenakan sanksi bagi KAP, Sekretaris Jenderal Kemenkeu Hadiyanto mengatakan, sanksinya bisa bermacam-macam tergantung level pelanggarannya yaitu berat atau ringan, sehingga bisa dikenakan pembekuan, rekomendasi skorsing dan lain-lain.
 
"Kita masih proses pemeriksaan finalisasi untuk memastikan apakah ada dugaan pelanggaran terhadap standar akuntansi dari penyajian laporan keuangan Garuda. Tapi inshort wewenang P2PK lakukan pemeriksaan, kemudian apakah menemukan dugaan pelanggaran terhadap standar audit," jelas dia.
 

(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif