Rupiah Sempat Terpeleset
Ilustrasi. (FOTO: MI/Ramdani)
Jakarta: Nilai tukar rupiah terhadap mata uang dolar Amerika Serikat (AS) sedikit melemah pada pembukaan perdagangan pagi ini.

Mengutip Bloomberg, Senin, 5 November 2018, rupiah dibuka melemah tipis ke level Rp14.976 per USD dibandingkan perdagangan sebelumnya di level Rp14.955 per USD.

Rupiah kemudian berbalik arah menguat hingga 16 poin atau setara 0,11 persen ke posisi Rp14.971 per USD. Sementara rentang gerak rupiah berada di Rp14.967-Rp14.985 per USD.

Sementara itu berdasarkan data Yahoo Finance rupiah menguat Rp14.965 per USD dari sebelumnya Rp14.950 per USD. Rupiah menguat hingga 15 poin atau setara 0,10 persen.

Senior Analyst CSA Research Institute Reza Priyambada mengatakan, masih ada sejumlah sentimen positif yang bisa mendongkrak rupiah hari ini. Ia memprediksi pergerakan rupiah hari ini akan berada di rentang Rp14.935 sampai Rp14.965 per USD.

"Masih adanya sentimen positif dari dalam negeri diharapkan dapat bertahan untuk membuat laju rupiah kembali mengalami kenaikan," kata Reza dalam riset hariannya, Senin 5 November 2018.

Namun demikian, ia juga memprediksi, penguatan rupiah hari ini tidak berlangsung lama. Nilai tukar mata uang Garuda itu diprediksi akan terkena imbas terapresiasinya USD lantaran Amerika Serikat merilis data ketenagakerjaannnya yang mengalami kenaikan.

"Dengan adanya kenaikan tersebut dimungkinkan juga akan menghambat peluang kenaikan rupiah," jelas dia.



(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id