IHSG Pagi Akhir Pekan Tertekan ke 5.798
Ilustrasi (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)
Jakarta: Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Jumat pagi atau di akhir pekan terlihat terhempas ke zona merah seiring minimnya sentimen positif yang datang. Pelemahan IHSG berbarengan dengan jatuhnya bursa saham Wall Street akibat kekhawatiran terjadinya perang dagang antara Amerika Serikat dan Tiongkok.

IHSG Jumat, 22 Juni 2018, perdagangan pagi dibuka jatuh 23,72 poin atau setara 0,4 persen ke posisi 5.798. Sedangkan LQ45 terlihat melemah 5,30 poin atau setara 0,6 persen ke posisi 901 dan JII juga melemah sebanyak 3,96 poin atau setara 0,6 persen ke posisi 651.

Pagi ini, seluruh sektor kompak terjebak di zona pelemahan. Sektor pertambangan melemah 15,15 poin, sektor konsumer melemah 7,47 poin, sektor infrastruktur melemah 7,03 poin, sektor keuangan melemah 4,57 poin, dan sektor manufaktur melemah 4,24 poin.

Di sisi lain, rata-rata industri Dow Jones turun 196,1 poin menjadi 24.461,70 di mana Intel dan Caterpillar menjadi saham berkinerja terburuk dalam indeks. Dow Jones juga melemah beruntun selama delapan hari, terlama sejak Maret 2017. Sedangkan S&P 500 turun 0,6 persen menjadi 2.749,76 karena saham energi turun 1,9 persen.



Kemudian komposit Nasdaq mundur sebanyak 0,9 persen menjadi 7.712,95, menghapus kenaikan sebelumnya yang dipimpin oleh penurunan di Amazon dan Alphabet. Saham Amazon turun 1,1 persen setelah Mahkamah Agung memutuskan bahwa AS dapat memaksa pembeli online untuk membayar pajak penjualan.

"Fokus telah kembali pada tarif. Ini adalah sedikit periode konsolidasi setelah langkah yang tajam lebih tinggi," kata CIO di Clarfeld Financial Advisors Michael Hans.

Indeks utama telah berada di bawah tekanan minggu ini. Nasdaq mencapai rekor tertinggi di awal pekan tetapi harus turun 0,4 persen minggu ini. Sementara itu, Dow dan S&P 500 masing-masing terlihat turun 2,5 persen dan 1,1 persen untuk minggu ini.

 



(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id