IHSG. (ANT/Rosa Panggabean).
IHSG. (ANT/Rosa Panggabean).

Investasi Saham dan Obligasi Saham Masih Menarik di 2018

Ekonomi saham
Desi Angriani • 06 Februari 2018 19:08
Jakarta: Ekonom senior Standard Chartered Bank Indonesia Aldian Taloputra menilai investasi di pasar saham dan obligasi sepanjang 2018 masih menarik alias melanjutkan kinerja positif di 2017. Kondisi tersebut didorong oleh kondisi fundamental yang kokoh dan ekspektasi pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi dibandingkan tahun lalu.
 
Tercatat inflasi dan suku bunga 2017 terkendali, nilai rupiah stabil sepanjang 2017, peningkatan rating utang Indonesia dari BBB-ke BBB, serta naiknya harga komoditas.
 
"Ketika pasar obligasi dipandang semakin kondusif, pasar saham tetap menarik walaupun kinerjanya di bawah rata-rata negara Asia lain," ungkap Aldian dalam sebuah jumpa pers di Hotel Mulia, Jakarta, Selasa, 6 Februari 2018.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menurutnya kinerja pasar saham tetap menarik ditandai dengan pertumbuhan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang mencapai dua digit pada 2017. IHSG juga mampu bertahan dari foreign outflow yang besar menjadikan pasar saham di Indonesia menjadi lebih stabil dan aman. "Pertumbuhan IHSG 19,99 persen pada 2017," imbuh dia.
 
Selain itu, pasar Asia juga merespons positif kondisi pasar global sehingga indeks saham di Indonesia semakin naik. Serupa dengan prediksi kinerja saham, kinerja obligasi negara masih akan mengungguli obligasi korporasi. "Banyak aliran dana asing yang masuk sehingga tingkat likuiditas obligasi di pasar sekunder lebih baik," tutup dia.

 

(SAW)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif