Menko Perekonomian Darmin Nasution (MI/PANCA SYURKANI)
Menko Perekonomian Darmin Nasution (MI/PANCA SYURKANI)

Masyarakat Diharapkan Lebih Banyak Berinvestasi di Pasar Modal

Ekonomi ojk bei pasar modal ekonomi indonesia
Eko Nordiansyah • 02 Januari 2019 12:31
Jakarta: Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution meminta pemangku kepentingan di pasar modal bisa menarik minat masyarakat untuk berinvestasi. Pasalnya investasi masyarakat di pasar keuangan terutama di pasar saham masih sedikit dibandingkan dengan di sektor lainnya.

Darmin menyebutkan upaya mendorong sisi permintaan menjadi salah satu tantangan yang harus bisa diselesaikan oleh Bursa Efek Indonesia (BEI) maupun Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Pemangku kepentingan harus bisa meyakinkan masyarakat agar mau berinvestasi di pasar modal.

"Mungkin itu tantangan paling besar, jadi edukasi menjadi pilar kegiatan yang penting untuk yakinkan masyarakat kita. Agar saving dilakukan di pasar keuangan," kata dia, di BEI, SCBD, Jakarta, Rabu, 2 Januari 2019.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?



Menurut dia masyarakat lebih suka berinvestasi di properti, misalnya, dengan membeli tanah. Namun, Darmin menjelaskan, investasi di pasar modal lebih likuid dibandingkan dengan investasi tanah yang meskipun harganya naik 100 kali lipat namun butuh waktu hingga 30 tahun. "Saya tekankan bahwa kita perlu upaya yang sistematik dan terus menerus untuk meyakinkan sisi permintaannya ini. Tentu ini bukan hal yang mudah, orang beli tanah bukan tanpa alasan. Enggak pernah rugi beli tanah ya kan, tapi kalau beli surat berharga bisa rugi ya," jelas dia.

Selain itu, Darmin menilai, integritas pelaku pasar modal juga menjadi hal yang harus diperhatikan. Penegakan integritas akan melahirkan efisiensi serta menurunkan risiko di pasar modal. Bahkan, pendalaman pasar keuangan juga menjadi penting untuk memberikan variasi investasi.

"Kemudian pendalaman pasar. Dengan demikian, kita berharap pasar modal masuk ke tahap yang kemudian melahirkan dinamika bagi perekonomian kita ke depan. Semoga yang kita lakukan bersama dalam wujudkan pasar modal berkualitas dan kopetitif," pungkasnya.


(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi