Ilustrasi. Foto: Antara/Aditya Pradana Putra.
Ilustrasi. Foto: Antara/Aditya Pradana Putra.

Aksi Ambil Untung Bayangi Gerak IHSG

Ekonomi ihsg
Annisa ayu artanti • 13 Juni 2019 09:35
Jakarta: Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini diprediksi akan melanjutkan pelemahan karena adanya aksi ambil untung (profit taking).
 
Analis Artha Sekuritas Indonesia Dennies Christoper menjelaskan, pelemahan akibat aksi ambil untung masih akan terselamatkan oleh kondusifnya kondisi global. Ia memperkirakan indeks akan diperdagangkan pada level support 6.237-6.256 dan resistance 6.296-6.317.
 
"Pelemahan diperkirakan akan terbatas melihat kondisi global yang saat ini juga cukup kondusif," kata Dennies dalam riset hariannya, Kamis, 13 Juni 2019.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Analis Reliance Sekuritas Indonesia Lanjar Nafi menjelaskan, pelemahan pada perdagangan kemarin lebih disebabkan oleh euforia ratingutang dan risiko industri perbankan Indonesia oleh lembaga pemeringkat S&P. Akibatnya, pelemahan menjadi sinyal aksi ambil untung oleh investor jangka pendek.
 
Untuk hari ini, Lanjar melihat aksi ambil untung masih akan menghantui pergerakan indeks. Lanjar memproyeksikan IHSG akan kembali melemah dan diperdagangkan di level 6.200-6.300.
 
"Kami memproyeksikan IHSG masih akan tertekan dihantui aksi ambil untung investor," ucap Lanjar.
 
Dengan kondisi tersebut, beberapa saham yang bisa diperhatikan investor adalah saham PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS), PT AKR Corporindo Tbk (AKRA), PT Lippo Cikarang Tbk (LPCK), PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN), dan PT Wijaya Karya Tbk (WIKA).
 

(HUS)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif