Rupiah Pagi Akhir Pekan Bergerak di Rp14.190/USD
Ilustrasi (ANTARA FOTO/Yudhi Mahatma)
Jakarta: Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan Jumat pagi atau di akhir pekan terlihat bergerak menguat dibandingkan dengan perdagangan sore di hari sebelumnya di posisi Rp14.385 per USD. Penguatan nilai tukar rupiah sejalan dengan melemahnya dolar Amerika Serikat (USD) akibat melambatnya pertumbuhan ekonomi AS.

Mengutip data Yahoo Finance, Jumat, 29 Juni 2018, nilai rupiah bergerak ke posisi Rp14.190 per USD. Sebelumnya, menurut Yahoo Finance, Kamis, 28 Juni 2018, rupiah melemah 212 poin dan mencapai level Rp14.385 per USD. Kemudian data Bank Indonesia (BI) melansir mata uang rupiah melemah sebanyak 108 poin dengan berada pada Rp14.271 per USD.

Sementara itu, indeks USD terlihat meningkat terhadap sebagian besar mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan Kamis waktu setempat (Jumat WIB). Penguatan terjadi karena investor mencerna data pertumbuhan ekonomi Amerika Serikat (AS) yang baru dirilis.



Pada akhir perdagangan New York, euro jatuh ke USD1,1555 dibandingkan dengan USD1,1557 di sesi sebelumnya, dan pound Inggris turun menjadi USD1,3071 dibandingkan dengan USD1,3129 di sesi sebelumnya. Dolar Australia turun menjadi USD0,7347 dari USD0,7353.

Sedangkan USD membeli 110,62 yen Jepang, lebih tinggi dibandingkan dengan 110,20 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Kemudian USD naik menjadi 0,9986 franc Swiss dibandingkan dengan 0,9969 franc Swiss, dan merosot ke 1,3272 dolar Kanada dibandingkan dengan 1,3311 dolar Kanada.

Produk Domestik Bruto (PDB) AS meningkat pada tingkat tahunan 2,0 persen pada kuartal pertama 2018, menurut perkiraan ketiga yang dirilis oleh Departemen Perdagangan AS. Pada kuartal keempat, PDB riil meningkat 2,9 persen.

Perubahan dalam PDB riil direvisi turun 0,2 persentase poin dari estimasi kedua, yang mencerminkan revisi ke bawah untuk investasi inventaris pribadi, pengeluaran konsumsi pribadi, dan ekspor yang sebagian diimbangi oleh revisi ke atas untuk investasi tetap nonhunian, kata Departemen Perdagangan AS.

 



(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id