BEI Tindaklanjuti Perusahaan <i>Start-Up Listing</i> di Bursa
Menkominfo Rudiantara. (FOTO: Medcom.id/Husen)
Jakarta: Manajemen Bursa Efek Indonesia (BEI) akan menindaklanjuti arahan pemerintah untuk menjaring perusahaan-perusahaan start-up khususnya yang masuk dalam kategori unicorn supaya dapat melantai di bursa.

Direktur Penilaian Perusahaan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) IGD Nyoman Yetna menuturkan direksi BEI yang baru akan membuka dokumen-dokumen lama untuk mengetahui sudah sejauh mana pembicaran mengenai listing perusahaan start-up. Salah satunya perusahaan tersebut adalah PT Aplikasi Karya Anak Bangsa (Go-Jek).

"Kami minta waktu untuk apa yang bursa bisa bantu untuk Go-Jek untuk pendanaan di pasar modal. ini akan kita buka file sebelumnya dan follow up apa lagi yang bisa kita bantu buat Go-Jek," kara Nyoman di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis, 12 Juli 2018.

Selain itu, lanjut Nyoman, ia menegaskan bursa telah memiliki fasilitas IDX inkubator sebagai upaya menyemai perusahaan supaya bisa melakukan listing di bursa. Namun sampai saat belum ada perusahaan unicorn yang masuk dalam IDX inkubator.

"Unicorn kami belum dapat. Karena yang kami breeding ini memang statusnya start-up di incubator. Apa yang disampaikan Pak Rudi (Menteri Komunikasi dan Informatika) kita sambut baik kami akan coba komunikasi," jelas Nyoman.

Sementara ditemui ditempat yang sama, Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengatakan sampai saat ini baru ada dua perusahaan start-up yang mencatatkan perusahaan di bursa. Kedua perusahaan itu merupakan perusahaan di bidang mobile advertising.

Ia berharap perusahaan start-up yang juga merupakan perusahaan unicorn dapat mencatatkan perusahaannya di bursa.

"Nah saya berharap, karena kita sudah banyak unicorn start-up juga. tapi saya berharap yang unicorn juga masuk ke bursa," kata Rudiantara.



(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id