Rupiah Berada di Rp13.948/USD
Rupiah. ANT/Zabur Karuru.
Jakarta: Mata uang rupiah melemah pada penutupan perdagangan hari ini. Melemahnya mata uang rupiah karena munculnya perbaikan dari ekonomi Amerika Serikat (AS) yang diprediksi akan mengerek indeks dolar.

Bloomberg Rabu, 2 Mei 2018 mencatat mata uang rupiah melemah 35 poin dengan berada pada Rp13.948 per USD. Kemudian Yahoo Finance melansir mata uang rupiah anjlok 30 poin dengan berada pada Rp13.940 per USD. Kemudian Bank Indonesia merekam mata uang melemah 59 poin dengan berada pada Rp13.936 per USD.

Dolar Amerika Serikat (USD) diperkirakan bergerak menguat ke level 92-93 seiring kuatnya data Personal Consumption Expenditure (PCE) di Amerika Serikat (AS) sesuai dengan konsensus sebesar dua persen. Hal tersebut mendorong kenaikan imbal hasil treasury AS 10 tahun sebanyak satu bps ke level 2,96 persen.

Analis Samuel Sekuritas Indonesia Ahmad Mikail sebelumnya mengatakan kemungkinan naiknya tingkat suku bunga the Fed dan harga minyak dunia yang stabil di atas USD72 per barel diperkirakan turut membebani gerak nilai tukar rupiah. Tentu diharapkan sejumlah sentimen positif bisa terus berdatangan dan memberi kekuatan bagi nilai tukar rupiah.



(SAW)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360