IHSG Merekah, Rupiah Terkoreksi
IHSG. Dok:Medcom/Ayu.
Jakarta: Gerak Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan perdagangan hari ini ditutup naik. IHSG naik karena laporan kinerja emiten pada kuartal III-2018 rata-rata mencapai level positif.

IHSG, Selasa, 30 Oktober 2018 tercatat berada pada level 5.789 atau naik 34,49 poin. Volume perdagangan mencapai enam miliar lembar saham dengan nilai mencapai RP5,1 triliun. Sebanyak 172 saham naik dan 229 saham turun. Aneka industri memimpin indeks dengan kenaikan sebesar 25,22 poin.

Research Analyst Artha Sekuritas Indonesia Dennies Christoper mengatakan laju IHSG menguat dengan level support 5.704-5.728 dan resisten 5.796-5.838. Gerak menguatnya IHSG hari ini didukung oleh laporan kinerja kuartal III-2018 dan data investasi langsung yang masuk ke Indonesia.

"IHSG diprediksi menguat," kata Dennies, seperti dikutip dari riset hariannya, di Jakarta, Selasa, 30 Oktober 2018.

Sementara mata uang rupiah sebagaimana dicatat Bloomberg jatuh satu poin dengan berada pada Rp15.223 per USD. Yahoo Finance melansir mata uang rupiah jatuh dua poin dengan berada pada Rp15.222 per USD.

Senior Analyst CSA Research Institute Reza Priyambada sebelumnya memprediksi gerak rupiah akan berada pada level Rp15.210 sampai Rp15.222 per USD. Ia melihat pergerakan sideways masih kembali terjadi dan dimungkinkan masih dapat kembali terjadi pada pergerakan selanjutnya.

"Seiring belum adanya sentimen yang dapat mengangkat rupiah lebih lanjut," kata Reza, seperti dikutip dari riset hariannya, di Jakarta, Selasa, 30 Oktober 2018.



(SAW)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id