Rupiah Pagi Terhempas ke Rp14.415/USD
Ilustrasi (MI/ROMMY PUJIANTO)
Jakarta: Gerak nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan Kamis pagi masih berada di zona merah sejak perdagangan sore kemarin. Kurs USD menguat lebih lanjut karena para investor mempertimbangkan kesaksian pertama Ketua Federal Reserve Jerome Powell.

Mengutip Bloomberg, Kamis, 19 Juli 2018, perdagangan pagi dibuka melemah ke Rp14.415 per USD. Day range nilai tukar rupiah berada di kisaran Rp14.415 hingga Rp14.422 per USD dengan year to date return di 6,3 persen. Sedangkan menurut Yahoo Finance, nilai tukar rupiah berada di posisi Rp14.201 per USD.

Sementara itu, indeks Dow Jones Industrial Average meningkat 79,40 poin atau 0,32 persen menjadi berakhir di 25.199,29 poin. Indeks S&P 500 meningkat 6,07 poin atau 0,22 persen menjadi ditutup di 2.815,62 poin. Sementara itu, Indeks Komposit Nasdaq turun 0,67 poin atau 0,01 persen menjadi berakhir di 7.854,44 poin.



Pembangunan dan izin mendirikan bangunan rumah baru AS jatuh pada Juni ke laju paling lambat dalam sembilan bulan, karena suku bunga kredit pemilikan rumah (hipotek) yang lebih tinggi dan biaya yang meningkat untuk tenaga kerja dan material, memberikan tekanan pada pasar perumahan, menurut Departemen Perdagangan.

Sedangkan rumah-rumah yang baru dibangun anjlok 12,3 persen ke tingkat tahunan yang disesuaikan secara musiman 1,173 juta unit bulan lalu, sementara izin membangun turun 2,2 persen ke tingkat 1,273 juta unit.

Di sisi laporan laba perusahaan, Morgan Stanley melaporkan hasil kuartalan yang lebih baik dari perkiraan sebelum pembukaan pasar pada Rabu 18 Juli. Laba per saham kuartal keduanya mencapai USD1,30 per saham, sementara pendapatannya naik menjadi USD10,6 miliar, keduanya melebihi ekspektasi analis.

 



(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id