IHSG. Dok;MI.
IHSG. Dok;MI.

Rupiah Melemah, IHSG Naik Terbatas ke 6.462

Ekonomi ihsg
23 April 2019 17:04
Jakarta: Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat tipis pada penutupan perdagangan hari ini. IHSG menguat setelah pada sehari sebelumnya melemah. Kenaikan ini merupakan rebound yang sifatnya sementara. Kenaikan indeks berbanding terbalik dengan gerak mata uang rupiah yang melemah tipis.
 
IHSG naik sebanyak 48 poin menjadi 6.462 pada penutupan Selasa 23 April 2019. Volume perdagangan saham sebesar 11 miliar lembar saham dengan nilai Rp6 triliun. Sebanyak 262 saham naik dan 191 saham turun. Kemudian 143 saham tak bergerak dan 113 saham tak diperdagangkan. Sektor konsumer dan pertambangan memimpin penguatan indeks.
 
Sentimen IHSG datang dari global setelah pada perdagangan semalam, indeks Wall Street ditutup mixed dengan kecenderungan menguat terbatas, di mana S&P menguat 0,10 persen dan Nasdaq naik 0,22 persen. Sedangkan satu indeks lainnya yakni Dow Jones berakhir melemah sebesar 0,18 persen.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Minimnya pergerakan indeks cenderung terpengaruhi oleh antisipasi para pelaku pasar menantikan rilisnya laporan keuangan kuartal I-2019 sejumlah perusahaan besar seperti, Coca Cola, Facebook, Twitter, hingga Microsoft yang diperkirakan akan dilaporkan pada pekan ini.
 
OSO Sekuritas memperkirakan IHSG pada perdagangan hari ini berpeluang melemah salah satunya diperkirakan oleh masih belum adanya kepastian atas pemilihan Presiden hingga saat ini. Serta dari dalam negeri belum ada rilis data ekonomi yang mampu menopang pergerakan IHSG.
 
"Meski demikian, secara psikologis penurunan IHSG pada perdagangan kemarin sudah cukup besar dan masih memiliki potensi untuk rebound meski terbatas," kata dia.
 
Secara teknikal, IHSG ditutup bearish candle. Adapun indikator Stochastic bearish dan MACD histogram kembali negatif dengan Volume naik tipis."Kami perkirakan IHSG kembali bergerak melemah dengan pergerakan di kisaran 6.339 hingga 6.438," kata OSO.
 
Bloomberg mencatat mata uang rupiah melemah dua poin menjadi Rp14.080 per USD. Kemudian Yahoo Finance mencatat mata uang rupiah melemah lima poin menjadi Rp14.075 per USD. Bank Indonesia merekam mata uang rupiah melemah menjadi Rp14.080 per USD.

 

(SAW)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

MAGHRIB 17:47
DOWNLOAD JADWAL

Untuk Jakarta dan sekitarnya

  • IMSAK04:26
  • SUBUH04:36
  • DZUHUR11:53
  • ASHAR15:14
  • ISYA19:00

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif