Ilustrasi (ADAM DWI/MI)
Ilustrasi (ADAM DWI/MI)

Pasar Saham Indonesia Cermati Hasil Debat Pertama Capres-Cawapres

Ekonomi ihsg
Angga Bratadharma • 18 Januari 2019 09:31
Jakarta: Bursa saham Amerika Serikat (AS) ditutup menguat seiring laporan Wall Street Journal yang memuat pernyataan Treasury Secretary Steven Mnuchin bahwa Pemerintah AS kemungkinan melonggarkan kebijakan tarif impor untuk barang dagang Tiongkok. Sedangkan perang dagang diharapkan bisa segera berhenti.
 
Morgan Stanley melaporkan kinerja kuartal IV-2018 di bawah estimasi akibat turunnya kinerja segmen perdagangan dan wealth management. Emiten lain yang ditunggu rilisnya minggu ini adalah Citigroup, JP Morgan Chase, dan Wells Fargo.
 
Sementara itu, Samuel Research Team memperkirakan, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak datar seiring minimnya katalis positif di tengah negosiasi ulang antara AS–Tiongkok. Selain itu, Samuel Research Team yakin pelaku pasar masih mencermati hasil debat pertama capres dan cawapres yang digelar semalam.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Rupiah datar di Rp14.190 dengan EIDO dan bursa syariah IHSG menguat," ungkap Samuel Research Team, seperti dikutip dari riset hariannya, di Jakarta, Jumat, 18 Januari 2019.
 
Di pasar komoditas, harga minyak Brent tercatat melemah ke USD61,2 per barel, dipicu kekhawatiran berlebihnya produksi minyak mentah AS dan buruknya permintaan minyak global, terutama akibat perang dagang AS–Tiongkok. Dalam laporan bulanannya, OPEC memotong proyeksi rataan permintaan minyak 2019 ke 30,8 juta barel per hari.
 
Di sisi lain, indeks Dow Jones Industrial Average meningkat 162,94 poin atau 0,67 persen, menjadi berakhir di 24.370,10 poin. Indeks S&P 500 ditutup naik 19,86 poin atau 0,76 persen, menjadi 2.635,96 poin. Indeks Komposit Nasdaq bertambah 49,77 poin atau 0,71 persen, menjadi berakhir di 7.084,46 poin.
 
Semua 11 sektor utama S&P 500 ditutup lebih tinggi, dengan sektor industri dan material naik lebih dari 1,6 persen, mengungguli sektor-sektor lainnya. Netflix memberikan hasil kuartal keempat yang beragam setelah penutupan perdagangan Kamis 17 Januari, karena labanya mengalahkan ekspektasi sementara pendapatannya meleset dari perkiraan.
 

(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif