IHSG akan Dipengaruhi Laporan Keuangan Emiten
Ilustrasi (MI/PANCA SYURKANI)
Jakarta: Bursa saham Amerika Serikat (AS) semalam ditutup melemah di tengah laporan tetapnya suku bunga acuan the Fed dan quarterly earnings Apple yang lebih baik dari ekspektasi pasar. Pelaku pasar kini tengah menantikan rilisnya data neraca perdagangan.

Dari pasar Eropa, Samuel Research Team mengungkapkan, indeks ditutup menguat setelah beberapa emiten menerbitkan hasil yang sesuai dengan proyeksi konsensus. Dari pasar komoditas dunia, harga minyak dunia turun dan harga emas bergerak naik.

"Sementara itu, kemarin indeks di wilayah APAC ditutup bervariasi dengan kenaikan tipis Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sebanyak 0,29 persen," sebut Samuel Research Team, seperti dikutip dari riset hariannya, di Jakarta, Kamis, 3 Mei 2018.

Pasar masih menantikan beberapa emiten berkapital menengah dan besar yang masih belum menerbitkan laporan kinerja kuartal I-2018. Di sisi lain, pasar tengah mengukur teori dan kepercayaan 'Sell in May' apakah akan kembali terulang tahun ini atau tidak.

"Nilai tukar rupiah ditransaksikan pada Rp13.948 atau melemah tajam dibandingkan dengan Rp13.913 di hari sebelumnya dan merupakan nilai tertingginya selama satu tahun terakhir," ungkap Samuel Research Team.

 



(ABD)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360