IHSG Pagi Terhempas ke Zona Merah
Ilustrasi (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)
Jakarta: Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Kamis pagi terlihat berbaris di zona merah seiring minimnya katalis positif dari dalam negeri. Meski demikian, IHSG memiliki peluang kembali menguat sejalan dengan membaiknya indikator perekonomian Indonesia seperti stabilnya tingkat inflasi.

IHSG Kamis, 5 Juli 2018, perdagangan pagi dibuka melemah sebanyak 5,73 poin atau setara 0,1 persen ke posisi 5.727. Sedangkan LQ45 melemah sebanyak 1,45 poin atau setara 0,2 persen ke posisi 906 dan JII menguat 0,82 poin atau setara 0,1 persen ke posisi 643.

Pagi ini, seluruh sektor bergerak bervariasi dengan didominasi berada di zona pelemahan. Sektor infrastruktur menguat 5,86 poin dan sektor perdagangan menguat 2,06 poin. Sedangkan sektor keuangan melemah 6,82 poin dan sektor manufaktur melemah 0,60 poin.



Sementara itu, Analis Senior Binaartha Sekuritas Reza Priyambada memperkirakan IHSG kembali menguat sejalan dengan hadirnya sentimen positif dari dalam negeri dan luar negeri. Kenaikan suku bunga acuan oleh Bank Indonesia (BI) beberapa waktu lalu diharapkan memunculkan stimulus untuk mendukung penguatan IHSG.

"Level support 5.550 hampir jebol sebelum akhirnya terdapat perlawanan dari meningkatnya volume beli," ungkap Reza Priyambada, seperti dikutip dari riset hariannya, di Jakarta.

Namun, Reza berharap, gerak IHSG selanjutnya dapat bertahan di atas support 5.645-5.715 untuk mencegah IHSG kembali melemah lebih dalam lagi. Sedangkan level resisten diharapkan dapat menyentuh di kisaran 5.730-5.762.

"Namun demikian, tetap mewaspadai terhadap sentimen-sentimen yang dapat membuat IHSG kembali melemah," pungkas Reza.

 



(ABD)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360