Sektor Komoditas Seret IHSG
IHSG. Dok:MI.
Jakarta: Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) jatuh pada penutupan perdagangan hari ini. IHSG tak berhasil naik pada penutupan perdagangan hari ini, meskipun laporan keuangan emitan pada kuartal III-2018 masih mencatat hasil positif.

IHSG, Senin, 29 Oktober 2018 tercatat minus 30,31 poin dengan berada pada 5.754. Volume perdagangan mencapai lima miliar lembar saham dengan nilai mencapai Rp4 triliun. Sebanyak 158 saham naik dan 263 saham turun. Hampir semua sektor melemah yang dipimpin oleh pertambangan. Sektor yang menghijau adalah sektor konsumer, infrastruktur serta aneka industri.
 
Fund Manager PT Valbury Sekuritas Indonesia Suryo Narpati berharap kinerja perusahaan pada kuartal III mampu menutup ketidakpastian pasar saham domestik akibat perang dagang dan kebijakan President Amerika Serikat Donald Trump. Ia memprediksi laju IHSG akan berada di level support 5.716-5.759 dan level resisten 5.801-5.843.

"Pasar saham domestik dihadapi ketidakpastian global atas perang dagang dan kebijakan Trump, namun musim laporan laba perusahaan di pekan ini diperkirakan mampu masih menjadi penopang bagi IHSG," tutur dia dalam hasil risetnya.

Sementara itu mata uang rupiah melemah enam poin pada penutupan perdagangan hari ini. Bloomberg, Senin, 29 Oktober 2018 mencatat mata uang rupiah melemah enam poin dengan berada pada Rp15.222 per USD.

Yahoo Finance melansir mata uang rupiah melemah lima poin dengan berada pada Rp15.220 per USD. Kemudian Bank Indonesia mencatat mata uang rupiah melemah dengan berada pada Rp15.218 per USD.



(SAW)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id