Rupiah Siap Unjuk Gigi
Ilustrasi (AFP PHOTO/ADEK BERRY)
Jakarta: Nilai mata uang rupiah diprediksi terus melanjutkan penguatan karena adanya sentimen positif dari dalam negeri yaitu naiknya suku bunga acuan oleh Bank Indonesia (BI) dan pemerintah yang mengeluarkan paket kebijakan ke-16. Nilai tukar rupiah diharapkan mampu untuk tidak terhempas ke zona merah.

Senior Analyst CSA Research Institute Reza Priyambada mengatakan gerak rupiah akan berada di rentang Rp14.580 sampai Rp14.595 per USD. Sementara gerak mata uang Amerika Serikat diperkirakan masih akan melemah.

"Laju rupiah yang melanjutkan tren kenaikannya membuka peluang untuk dapat kembali melanjutkan kenaikan seiring masih adanya sejumlah sentimen positif dari dalam negeri," jelas Reza, seperti dikutip dari riset hariannya, di Jakarta, Rabu, 21 November 2018.

Meski demikian, Reza menuturkan, rendahnya posisi dan gerak USD ini harus dicermati karena berpotensi dimanfaatkan oleh para spekulan. "Diharapkan sentimen dari dalam negeri masih bertahan positif untuk mendukung keberlanjutan kenaikan rupiah," ucap dia.

Seperti diketahui, pada perdagangan 19 November 2018 laju USD yang cenderung stagnan pada perdagangan valas dimanfaatkan rupiah untuk kembali bergerak positif. Pergerakan rupiah mampu kembali melanjutkan kenaikan. Bahkan kembali ke level Rp14.500 per USD.

Di sisi lain, indeks Dow Jones Industrial Average jatuh 551,80 poin atau 2,21 persen menjadi berakhir di 24.465,64 poin. Indeks S&P 500 berkurang 48,84 poin atau 1,82 persen, menjadi ditutup di 2.641,89 poin. Indeks Komposit Nasdaq turun 119,65 poin atau 1,70 persen, menjadi berakhir di 6.908,82 poin.

Tiga faktor utama berkontribusi terhadap aksi jual pada perdagangan Selasa 20 November, yaitu berita mengecewakan tentang beberapa nama ritel besar, aksi jual di sektor teknologi yang berkelanjutan, dan adanya penurunan harga minyak dunia.



(ABD)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id