Rupiah akan Terganjal Penguatan USD
Ilustrasi. (FOTO: AFP)
Jakarta: Penguatan nilai tukar rupiah hari ini diprediksi akan terhalangi peningkatan dolar Amerika Serikat (USD). Hari ini rupiah diprediksi akan bergerak di kisaran Rp14.500 per USD sampai Rp14.515 per USD.

Senior Analyst CSA Research Institute Reza Priyambada mengatakan kembali meningkatnya laju USD seiring munculnya kekhawatiran perang dagang setelah Presiden AS Donald Trump menunjukkan sikap tidak akan melunak dengan Tiongkok terkait penentuan tarif barang impor.

"Pergerakan USD kembali menunjukkan peningkatannya, sehingga cukup menekan pergerakan rupiah," kata Reza dalam riset hariannya, Rabu, 28 November 2018.

Reza menjelaskan meski pergerakan rupiah kali ini masih berada di bawah Rp15 ribu, bukan berarti telah aman dan dapat dimungkinkan kembali melemah. Ia memperkirakan rupiah akan bergerak di kisaran Rp14.500 per USD sampai Rp14.515 per USD.

"Diharapkan sentimen negatif dapat lebih berkurang sehingga laju rupiah tetap bertahan positif," ucap Reza.

Usai bergerak postif pada perdagangan Selasa, 27 November 2018, laju rupiah kembali melemah. Pelemahan terjadi karena kembali muncul kekhawatiran perang dagang.

Pada saat itu, pernyataan positif dari Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo yang disampaikan dalam pertemuan tahunan Bank Indonesia tidak cukup membantu penguatan rupiah.

 



(AHL)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id