Ilustrasi (MI/SUSANTO)
Ilustrasi (MI/SUSANTO)

Rupiah Pagi Terhantam Keperkasaan Dolar AS

Ekonomi kurs rupiah
Angga Bratadharma • 17 Mei 2019 09:05
Jakarta: Gerak nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan Jumat pagi atau di akhir pekan terpantau melemah dibandingkan dengan perdagangan sore di hari sebelumnya di posisi Rp14.465 per USD. Rupiah tidak mampu perkasa meski Bank Indonesia kembali mempertahankan tingkat suku bunga acuan.
 
Mengutip Bloomberg, Jumat, 17 Mei 2019, nilai tukar rupiah pada perdagangan pagi dibuka tertekan ke Rp14.460 per USD. Sedangkan pagi ini nilai tukar rupiah bergerak di kisaran Rp14.460 hingga Rp14.465 per USD. Sementara itu, menurut Yahoo Finance, nilai tukar rupiah berada di posisi Rp14.245 per USD.
 
Di sisi lain, kurs USD menguat di akhir perdagangan Kamis waktu setempat (Jumat WIB). Kondisi itu terjadi karena investor mencerna data ekonomi positif yang mengarah ke pasar perumahan dan tenaga kerja Amerika Serikat (AS) yang kuat.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Indeks USD yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama naik sebanyak 0,29 persen menjadi 97,8545 pada akhir perdagangan. Pada akhir perdagangan New York, euro turun menjadi USD1,1171 dari USD1,1203 pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris turun menjadi USD1,2791 dari USD1,2843 pada sesi sebelumnya.
 
Dolar Australia turun menjadi USD0,6893 dibandingkan dengan USD0,6927. Dolar AS membeli 109,84 yen Jepang, lebih tinggi dibandingkan dengan 109,55 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Dolar AS naik menjadi 1,0101 franc Swiss dibandingkan dengan 1,0092 franc Swiss, dan naik menjadi 1,3462 dolar Kanada dibandingkan dengan 1,3438 dolar Kanada.
 
Departemen Tenaga Kerja AS mengatakan klaim awal AS, atau jumlah orang yang melamar tunjangan pengangguran turun tajam 16 ribu menjadi 212 ribu dalam pekan yang berakhir 11 Mei. Kondisi itu menandai tingkat yang cukup rendah dalam beberapa tahun terakhir.
 
Permulaan perumahan milik pribadi, atau konstruksi rumah baru, meningkat pada tingkat tahunan sebesar 1.235.000 pada April, naik sebanyak 5,7 persen dari estimasi Maret yang direvisi 1.168.000, kata Biro Sensus AS.
 
Di sisi lain,indeks Dow Jones Industrial Average naik sebanyak 214,66 poin atau 0,84 persen menjadi 25.862,68. Sedangkan S&P 500 naik sebanyak 25,36 poin atau 0,89 persen menjadi 2.876,32. Indeks Komposit Nasdaq meningkat 75,90 poin, atau 0,97 persen, menjadi 7.898,05.
 
Dalam berita perusahaan, pendapatan Walmart mengalahkan ekspektasi analis untuk kuartal pertama. Walmart melaporkan total pendapatan USD123,9 miliar untuk kuartal tersebut, dan laba per saham yang disesuaikan sebesar USD1,13.
 
Presiden dan CEO Walmart Doug McMillon mengatakan peritel itu berubah untuk memungkinkan lebih banyak inovasi, kecepatan, dan produktivitas dan perubahan itu telah membuahkan hasil yang baik. McMillon juga senang dengan kombinasi pertumbuhan penjualan yang sebanding dari toko dan eCommerce di Amerika Serikat.
 

(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif