Illustasi. MI/Panca.
Illustasi. MI/Panca.

Hari Pertama 2019, IHSG-Rupiah Ditutup Anjlok

Ekonomi ihsg rupiah
02 Januari 2019 17:11
Jakarta: Indeks Harga Saham gabungan (IHSG) melemah pada penutupan perdagangan hari ini. Melemahnya IHSG diikuti dengan melemanya mata uang rupiah pada penutupan perdagangan hari ini. 

IHSG, Rabu, 2 Januari 2019 berada pada level 6.181,175 atau melemah 13,324 poin. Pergerakan saham tertinggi berada pada 6.205,896 hingga 6.164,834. Volume perdagangan mencapai 15,2 miliar lembar saham dengan nilai Rp7,4 triliun. Frekuensi dagang mencapai 300.079 kali. Sebanyak 157 saham naik dan 258 saham turun.

Research Analyst Artha Sekuritas Indonesia Dennies Christoper mengatakan secara teknikal pergerakan IHSG masih berada di rentang tren bullish uptrend channel. "IHSG diprediksi menguat," kata Dennies, seperti dikutip dari riset hariannya, di Jakarta, Selasa, 2 Januari 2019.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?



Dennies sebelumnya menuturkan gerak IHSG pada hari pertama perdagangan 2019 akan berada di rentang support 6.158 sampai 6.176 dan rentang resisten 6.212 sampai 6.230.  Sementara Bloomberg mencatat mata uang rupiah melemah 67,5 poin dengan berada pada Rp14.457 per USD. Kemudian Yahoo finance melansir mata uang rupiah naik 34 poin dengan berada pada Rp14.445 per USD. Bank Indonesia mencatat mata uang rupiah menguat dengan berada pada Rp14.465 per USD. 

Analis Samuel Sekuritas Ahmad Mikail mengatakan masalah politik seperti penutupan Pemerintah Amerika Serikat (AS) secara parsial kemungkinan mendorong semakin kuatnya  ekspektasi publik bahwa ekonomi AS akan mengalami pelemahan di tahun ini.

"Kedua faktor tersebut mendorong investor menjadikan yen sebagai aset safe haven di tengah ketidakpastian ekonomi AS. Sedangkan nilai tukar rupiah diperkirakan terkena dampak positif dari menguatnya yen," ungkap Ahmad Mikail, seperti dikutip dari riset hariannya, di Jakarta, Rabu, 2 Januari 2019. 



(SAW)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi