Ilustrasi (Foto: Medcom.id/Annisa Ayu Artanti)
Ilustrasi (Foto: Medcom.id/Annisa Ayu Artanti)

IHSG Diperkirakan Bergerak Datar

Ekonomi ihsg
Angga Bratadharma • 25 Juni 2019 10:28
Jakarta: Bursa Wall Street Senin malam waktu setempat ditutup datar karena mengantisipasi pertemuan Xi Jinping dan Donald Trump di G20 Summit minggu ini. Sementara indeks dolar Amerika Serikat (USD) melemah 0,25 persen ke level 95.98, sedangkan imbal hasil dari surat utang Pemerintah AS bertenor 10 tahun bergerak stabil di 2,02 persen.
 
Samuel Research Team mengungkapkan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kemarin ditutup melemah 0,43 persen ke level 6.288,5, dan rupiah menguat ke level Rp14.144 per USD. Data neraca perdagangan di Mei tercatat surplus sebesar USD210 juta, lebih baik dibandingkan dengan ekspektasi sebesar USD1,8 miliar.
 
"Surplus neraca perdagangan didorong oleh penurunan impor yang jauh lebih cepat dibandingkan dengan ekspor. Namun surplus neraca perdagangan Mei ini menurut perkiraan kami malah menjadi sinyal meningkatnya defisit neraca berjalan dan perlambatan ekonomi," ungkap Samuel Research Team, seperti dikutip dari riset hariannya, Selasa, 25 Juni 2019.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pagi ini Nikkei dan Kospi juga bergerak datar. Sementara emas sempat naik ke level tertingginya sejak Agustus 2013 dan sempat menyentuh level USD1.424,9. Hal ini dipicu semakin meningkatnya kemungkinan Fed memotong suku bunga dan tingginya tensi geopolitik antara AS dan Iran.
 
"Hari ini kami perkirakan IHSG akan bergerak datar mengikuti pergerakan bursa regional," sebut Samuel Research Team.
 
Sementara itu, indeks Dow Jones Industrial Average naik tipis 8,41 poin atau 0,03 persen menjadi 26.727,54 poin. Indeks S&P 500 turun 5,11 poin atau 0,17 persen menjadi 2.945,35 poin. Indeks Komposit Nasdaq ditutup 26,01 poin atau 0,32 persen lebih rendah menjadi 8.005,70 poin.
 
Pekan lalu, the Fed memutuskan untuk mempertahankan suku bunga federal fund atau Federal Funds Rate (FFR) di 2,25 persen hingga 2,5 persen. Namun Fed mengisyaratkan kemungkinan penurunan suku bunga tahun ini, dengan mengatakan akan bertindak sewajarnya untuk mempertahankan ekspansi.
 
Para pelaku pasar percaya bahwa pemotongan suku bunga Fed akan menjadi kepastian pada Juli, karena probabilitas pelonggaran dalam suku bunga the Fed tetap 100 persen pada Senin 24 Juni, menurut alat FedWatch CME Group.
 
Powell dijadwalkan akan membahas tantangan yang dihadapi ekonomi AS dan kebijakan-kebijakan bank sentral pada Dewan Hubungan Luar Negeri di New York City pada Selasa waktu setempat.
 
Di sisi ekonomi, investor terus mencerna data terbaru yang keluar lebih lemah dari yang diharapkan. Indeks Output Komposit IHS dari IHS Markit Flash yang disesuaikan secara musiman, turun menjadi 50,6 pada Juni dari 50,9 pada bulan sebelumnya.
 

(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif