Presiden AS Donald Trump. (FOTO: AFP)
Presiden AS Donald Trump. (FOTO: AFP)

Ancaman Trump ke Tiongkok Bikin Rupiah Keok

Ekonomi kurs rupiah
06 Mei 2019 10:50
Jakarta: Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada awal Ramadan melemah seiring koreksi mata uang Asia.
 
Rupiah perdagangan Senin, 6 Mei 2019 pagi melemah 43 poin atau 0,3 persen ke posisi Rp14.309 per USD dibandingkan hari sebelumnya Rp14.266 per USD.
 
Ekonom Samuel Aset Manajemen Lana Soelistianingsih mengatakan pelemahan rupiah terjadi seiring Presiden AS Donald Trump yang kembali mengancam memberlakukan kenaikan tarif minggu ini.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Perjanjian dagang antara AS-Tiongkok yang sudah berlangsung sejak pertengahan Februari lalu dinilai Presiden AS Trump sebagai sangat lambat kemajuannya, dan ia kembali mengancam Tiongkok untuk memberlakukan tarif impor terhadap barang-barang impor dari Tiongkok senilai USD200 miliar mulai minggu depan," ujar Lana, di Jakarta, seperti dikutip dari Antara, Senin, 6 Mei 2019.
 
Ancaman terhadap Tiongkok itu sendiri, merupakan upaya Trump untuk menekan segera terealisasinya perjanjian dagang tersebut.
 
Trump menyebutkan ada upaya Tiongkok untuk menarik beberapa kesepakatan sebelumnya dan melakukan renegosiasi. "Kendati ancaman ini sebagai upaya Trump memaksa Tiongkok untuk segera sepakat, namun pasar merespons negatif pernyataan Trump tersebut," kata Lana.
 
Selain itu mata uang Asia mayoritas melemah terhadap dolar AS. Yuan melemah 0,97 persen, dolar Hong Kong 0,01 persen, won 0,72 persen, dolar Singapura 0,35 persen, baht 0,19 persen, serta yen menguat terhadap dolar 0,54 persen.
 
Lana memprediksi rupiah hari ini masih berpotensi menguat menuju kisaran antara Rp14.240 per USD hingga Rp14.260 per USD.
 

(AHL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif