Garuda Indonesia. MI/Yuniar.
Garuda Indonesia. MI/Yuniar.

Restrukturisasi Garuda Buahkan Kinerja Keuangan Positif

Ekonomi garuda indonesia
Suci Sedya Utami • 18 April 2019 19:09
Jakarta: Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menyatakan kinerja maskapai penerbangan nasional Garuda Indonesia semakin menunjukkan hasil positif terutama dari sisi keuangan.
 
Deputi bidang Usaha Jasa Keuangan, Jasa Survei dan Jasa Konsultasi Kementerian BUMN Gatot Trihargo mengatakan pada kuartal pertama tahun ini Garuda Indonesia mencatatkan keuntungan atau laba. Dia bilang biasanya di awal kuartal, Garuda Indonesia mencatatkan rapor merah atau merugi USD60 juta hingga USD80 juta.
 
Gatot mengatakan restrukturisasi yang dilakukan Garuda di masa kepemimpinan Pahala Mansyuri ketika menjabat sebagai Direktur Utama kini telah membuahkan hasil. Restrukturisasi keuangan tersebut kini dilanjutkan oleh Dirut Utama Garuda Indonesia I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra (Ari) dalam memperbaiki operasional terutama di sisi kargo pun berdampak bagi keuangan Garuda.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kinerja transformasi yang dilakukan Pak Pahala sudah berhasil untuk merestrukturisasi keuangannya. Pak Ari juga lebih memfokuskan pada sisi operasi. Jadi Garuda first quarter ini juga laba, yang biasanya merah di first quarter karena low season untuk penerbangan, hari ini Garuda Indonesia Group positif," kata Gatot, di Jakarta, Kamis, 18 April 2019.
 
Gatot mengatakan kinerja positif tersebut juga didukung dengan adanya contract wholesale dengan empat travel agen dalam hal umrah dan haji. Dia bilang Garuda belajar dari pengalaman Saudi Arabia Airlines dan Turkish Airlines yang menerapkan hal serupa.
 
"Sehingga di awal sudah dapatkan jaminan bahwa seat yang ada sudah di-booking, dia sudah dibayar full satu bulan sebelumnya," tutur dia.
 
Oleh karenanya melihat kinerja positif ini, Kementerian BUMN menyatakan belum ada rencana untuk penggantian jabatan Dirut dalam Rapat Umum Pemagang Saham (RUPS) Garuda Indonesia yang bakal digelar pada 24 April mendatang.
 
"Kinerja Pak Ari bagus, kita lagi mengevaluasi belum selesai. Yang pasti yang habis masa jabatannya itu komisaris," jelas dia.
 
Sebelumnya Garuda Indonesia Group membubuhkan keuntungan atau laba bersih di kuartal I-2019 sebesar USD19,7 juta atau setara dengan Rp278,5 miliar. Kinerja ini semakin positif karena mengalami pertumbuhan signifikan dari periode yang sama tahun lalu yang tercatat rugi USD64,3 juta.
 
Direktur Keuangan Garuda Indonesia Fuad Rizal mengatakan kinerja positif tersebut sejalan dengan kenaikan pendapatan sebesar 11,9 persen menjadi USD1,09 miliar. Pertumbuhan signifikan juga terjadi pada kinerja pendapatan tambahan ancillary revenue dan pendapatan anak usaha lainnya sebesar 27,5 persen atau mencapai USD171,8 juta.
 

(SAW)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

MAGHRIB 17:47
DOWNLOAD JADWAL

Untuk Jakarta dan sekitarnya

  • IMSAK04:25
  • SUBUH04:35
  • DZUHUR11:53
  • ASHAR15:14
  • ISYA18:59

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif