Data Perdagangan Positif di Awal November

Angga Bratadharma 03 November 2018 12:01 WIB
ihsgbeipasar modal
Data Perdagangan Positif di Awal November
Ilustrasi (Foto: Medcom.id/Annisa Ayu Artanti)
Jakarta: Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat data perdagangan positif selama periode 29 Oktober-2 November 2018. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) selama sepekan naik sebanyak 2,10 persen ke level 5.906 dibandingkan dengan posisi 5.784 pada pekan sebelumnya.

Mengutip keterangan resmi BEI, Sabtu, 3 November 2018, seiring dengan menanjaknya IHSG, nilai rata-rata kapitalisasi pasar bursa selama sepekan juga mencatatkan peningkatan sebanyak 2,11 persen atau sebesar Rp6,68 triliun dibandingkan dengan Rp6,54 triliun di penutupan minggu lalu.

Selain itu, rata-rata nilai transaksi harian BEI selama sepekan terakhir meningkat tajam sebesar 22,90 persen menjadi Rp8,16 triliun dari Rp6,64 triliun pada sepekan lalu. Data rata-rata volume transaksi harian bursa juga meningkat sebesar 4,18 persen menjadi 9,44 miliar unit saham dari 9,06 miliar unit saham di minggu sebelumnya.

Untuk rata-rata frekuensi transaksi harian BEI naik sebanyak 4,95 persen menjadi 365,61 ribu kali transaksi dari 348,37 ribu kali transaksi sepekan yang lalu. Investor asing mencatatkan beli bersih sebesar Rp4,60 miliar di sepanjang pekan ini dan investor asing sepanjang di 2018 telah mencatatkan jual bersih mencapai Rp52,24 triliun.



Pada pekan ini, terdapat dua pencatatan perdana saham di BEI, yaitu PT Yelooo Integra Datanet Tbk resmi tercatat sebagai perusahaan tercatat ke-46 dengan kode saham YELO pada Senin 29 Oktober dan PT Cahayaputra Asa Keramik Tbk sebagai Perusahaan Tercatat ke-47 dengan kode saham CAKK pada Rabu 31 Oktober.

Sebagai bentuk sosialisasi pasar modal kepada masyarakat secara luas, perdagangan di BEI dibuka dalam rangka kunjungan dan Sekolah Pasar Modal bersama Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Ekonomi 1 Jakarta Timur pada Selasa 30 Oktober.

Sedangkan pada Kamis 1 November, perdagangan BEI dibuka oleh Asosiasi Dana Pensiun Indonesia (ADPI) dalam rangka seminar sinergi Asosiasi Dana Pensiun Indonesia (ADPI) dan BEI untuk meningkatkan kinerja dana pensiun melalui investasi pada saham. Acara ini turut dihadiri oleh Ketua ADPI Suheri.

 



(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id