Rupiah Naik 38 Poin
Illustrasi. ANT/AKBAR NUGROHO GUMAY.
Jakarta: Mata uang rupiah naik terhadap dolar AS pada penutupan perdagangan hari ini. Rupiah berhasil naik di tengah sinyal kenaikan mata uang dolar AS akibat dari kenaikan surat utang tenor 10 tahun Amerika Serikat (AS). 

Bloomberg, Kamis, 17 Mei 2018 mencatat mata uang rupiah naik 38 poin dengan berada pada Rp14.059 per USD. Kemudian Yahoo Finance melansir mata uang rupiah naik 43 poin dengan berada pada Rp14.047 per USD. Kemudian Bank Indonesia (BI) merekam mata uang rupiah naik 20 poin dengan berada pada Rp14.074 per USD.

Indeks dolar diperkirakan bergerak menguat di level 93-94 didorong melemahnya inflasi di Uni Eropa di April menjadi 1,2 persen (yoy) dari 1,3 persen (yoy) di Maret dan terkontraksinya pertumbuhan ekonomi Jepang di triwulan pertama 2018 sebesar 0,6 persen. 

Selain itu kembali naiknya yield US treasury 10 tahun sebesar empat bps ke level 3,10 persen tadi malam kemungkinan besar akan semakin memperkuat dolar AS. Naiknya harga minyak sebesar 22 sen ke level USD71,53 tadi malam mendorong peningkatan yield US treasury tersebut. 

Analis Samuel Sekuritas pun memperkirakan dengan kembali naiknya yield US treasury tersebut tekanan di pasar obligasi dalam negeri akan semakin kuat dan rupiah diperkirakan akan kembali melemah. "Rupiah diperkirakan bergerak di rentang Rp14.100 per USD hingga Rp14.200 per USD," jelas dia. 




(SAW)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id