November 2018, Transaksi Jual Beli Saham jadi 2 Hari

Dian Ihsan Siregar 02 Juli 2018 15:01 WIB
bursa saham
November 2018, Transaksi Jual Beli Saham jadi 2 Hari
Illustrasi (ANT/M Agung Rajasa).
Jakarta: Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) Inarno Djajadi‎ memiliki fokus utama untuk menyelesaikan perubahan waktu transaksi jual dan beli saham di bursa, dari tiga hari (T+3) menjadi dua hari (T+2). Kini, proses perubahannya masih menunggu dari bagian kliring anggota bursa (AB) atau perusahaan sekuritas.

"Kalau dari infrastruktur bursa, sebenarnya kami sudah siap, tapi masih tunggu di kliring. Kami sekarang fokus untuk penyiapan aturan bursa," ucap Inarno, ‎ditemui di Gedung BEI, SCBD Sudirman, Jakarta, Senin, 2 Juli 2018.

Jika terlaksana dengan baik, dia menyebutkan pelaksanaan perubahan transaksi bisa terlaksana di November 2018. Untuk target penyelesaian, memang sudah diutarakan pada tahun lalu. Namun demikian, menurut dia, kebijakan tersebut bisa membuat proses trading bisa lebih efisien dan limit trading bisa bertambah lebih banyak.

"Kini, kita masih terus sosialisasikan perubahan percepatan transaksi. Soalisasi itu kita‎ lakukan ke seluruh AB," terang dia.

Adapun, dia masih belum bisa memberikan informasi lebih banyak ke ranah media terkait penurunan minimal pembelian lot saham. Dia hanya mengatakan bahwa persoalan tersebut masih harus dibicarakan dan dikaji lebih lanjut.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, bursa memiliki wacna untuk mengurangi jumlah lot saham, dari sebelumnya 100 saham menjadi 20-50 saham. "Itu masih wacana, kami fokus dulu kebijakan untuk percepatan transaksi," pungkas dia.



(SAW)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id