Ilustrasi. (FOTO: MI/Atet Dwi)
Ilustrasi. (FOTO: MI/Atet Dwi)

Garap Proyek Rumah, Riscon Victory Terbitkan Surat Berharga Seri 2

Ekonomi emiten saham
Dian Ihsan Siregar • 28 September 2018 17:40
Jakarta: PT Riscon Victory atau Riscon Realty akan menerbitkanSurat Berharga Investasi Jangka Pendek (SBI-JP) seri-2 berkelanjutan. Perseroan pun kembali menggandeng Ascort Asia Group dan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI). Perseroan sebelumnya telah menghimpun dana dari SBI-JP Seri-1 sebesar Rp500 miliar.
 
CEO & Presiden Direktur Riscon Victory Ari Tri Priyono mengatakan dana hasil dari penerbitan SBI-JP Seri-2 ini akan tetap dialokasikan untuk penyelesaian beberapa proyek rumah sederhana sehat hasil kerja sama Riscon dengan Bank Tabungan Negara (BTN) di wilayah Jawa Barat.
 
BRI tetap menjadi agen jaminan yang mewakili investor untuk memegang kuasa atas aset yang diberikan perusahaan dalam penerbitan surat berharga tersebut. Sedangkan Ascort sebagi konsultan dalam penerbitan surat berharga.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Selain itu perusahaan juga akan menyerahkan tambahan jaminan berupa tanah dan bangunan di kawasan Grand Riscon Padjadjaran, Bojong Gede, Bogor, Jawa Barat.
 
"Kami berharap kerja sama dengan Ascort Asia Group dan BRI akan terus berkelanjutan untuk membawa Riscon Realty mendukung percepatan pembangunan rumah sederhana sehat. Sehingga, kelak Riscon Realty bisa IPO di Bursa Efek Indonesia (BEI)," ucap Ari dalam keterangan resminya, Jumat, 28 September 2018.
 
Group CEO Ascort Asia Anthony Soewandy menambahkan perusahaan akan terus mendampingi Riscon Victory dalam merealisasikan penyedian Rumah Sederhana Sehat.
 
"Ini juga sekaligus membantu pemerintah dalam percepatan pembangunan perumahan rakyat di Indonesia," jelas dia.
 
Perseroan sebelumnya menerbitkan surat berharga Rp500 miliar di tahun lalu yang membuat kinerja keuangan perushaaan cukup positif di Juni 2018. Hal itu tercermin dalam total aset perusahaan yang menembus angka Rp1 triliun di pertengahan tahun ini. Penjualan juga meningkat menjadi Rp146 miliar di pertengahan tahun ini, bila dibanding sebesar Rp71 miliar.
 
Adapun laba perusahaan juga meningkat tajam menjadi sebesar Rp39,3 miliar sampai Juni 2018 dibandingkan pertengahan 2017 yang hanya sebesar Rp25,5 miliar.
 

(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif