Keputusan Suku Bunga BI Buat Rupiah Perkasa

Annisa ayu artanti 16 November 2018 08:15 WIB
kurs rupiah
Keputusan Suku Bunga BI Buat Rupiah Perkasa
Ilustrasi (MI/ROMMY PUJIANTO)
Jakarta: Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) diprediksi melanjutkan penguatannya setelah suku bunga acuan BI 7 Days Repo Reverse Rate dinaikkan oleh Bank Indonesia (BI). Sedangkan keputusan BI menaikkan suku bunga acuan dengan harapan bisa menjaga stabilitas nilai tukar rupiah di Tanah Air.

Senior Analyst CSA Research Reza Priyambada mengatakan penguatan rupiah dipicu oleh sentimen dari dalam negeri yaitu Bank Indonesia yang memutuskan menaikkan suku bunga acuan sebanyak 25 bps menjadi enam persen. Kenaikan suku bunga tersebut untuk mempertahankan posisi defisit transaksi berjalan.

Ia memperkirakan rupiah bergerak di rentang support Rp14.695 dan resisten Rp14.655 per USD pada hari ini. "Positifnya laju rupiah diharapkan masih dapat berlanjut seiring masih adanya sejumlah sentimen positif dari dalam negeri," kata Reza, seperti dikutip dari riset hariannya, di Jakarta, Jumat, 16 November 2018.

Namun demikian, Reza menjelaskan, adanya peringatan dari Ketua the Fed terkait potensi naiknya suku bunga Fed Fund Rate (FFR) yang dibarengi permasalahan internal di Eropa masih memungkinan menggoyang rupiah. Kondisi tersebut perlu diwaspadai karena ada ruang untuk berbalik arah melemah.

"Perundingan Brexit di Inggris dan penyelesaian masalah anggaran di Italia membuat laju EUR dan GBP dapat tertekan sehingga dapat dimanfaatkan oleh USD kembali menguat," jelas dia, seraya menambahkan bahwa diharapkan masih ada sentimen dari dalam negeri yang membuat rupiah bertahan di teritori hijaunya.



(ABD)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id