Ilustrasi. (FOTO: MI/Susanto)
Ilustrasi. (FOTO: MI/Susanto)

Rupiah Akan Melemah Lagi

Ekonomi kurs rupiah
Annisa ayu artanti • 15 Januari 2019 09:57
Jakarta: Pergerakan nilai tukar rupiah hari ini diperkirakan melanjutkan pelemahan. Pasalnya, permintaan dolar Amerika Serikat (USD) saat ini tengah meningkat.
 
Senior Analyst CSA Research Institute Reza Priyambada mengatakan outlook USD yang diprediksi melemah akibat The Fed melunak terhadap kenaikan suku bunganya meleset. USD kembali menunjukkan penguatan dengan banyaknya permintaan.
 
"Meningkatnya permintaan akan USD maka akan membuat pelemahan rupiah berpeluang kembali berlanjut," kata Reza dalam riset hariannya, Selasa, 15 Januari 2018.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Reza menaksir pergerakan mata uang Garuda ini akan berada di kisaran Rp14.112 per USD sampai Rp14.128 per USD. "Adanya pelemahan rupiah ini membuat tren penguatan di Januari menjadi tertahan," sebut dia.
 
Selain itu, Reza juga menjelaskan, pada perdagangan kemarin laju rupiah menunjukkan pelemahan karena imbasnya pelemahan yuan Tiongkok (CNY). Mata uang negeri Tirai Bambu itu melemah merespons penurunan data ekspor impor Tiongkok.
 
"Adanya sejumlah sentimen positif dari dalam negeri terhalangi dengan imbaspelemahan CNY tersebut," jelas dia.
 
Seperti diketahui, mata uang rupiah melemah 77 poin dengan berada pada Rp14.124 per USD, menurut data Bloomberg. Yahoo Finance melansir mata uang rupiah melemah 48 poin dengan berada pada level Rp14.120 per USD. Data Bank Indonesia (BI) menunjukkan mata uang rupiah melemah ke Rp14.052 per USD.
 

(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi