IHSG. MI/Annisa Ayu Artanti.
IHSG. MI/Annisa Ayu Artanti.

IHSG Menghijau Meski Rupiah Melemah

Ekonomi ihsg kurs rupiah
16 Januari 2019 16:45
Jakarta: Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih dalam tren positif meskipun gerak mata uang rupiah sudah mengalami perlawanan dari mata uang Paman Sam. Alhasil kenaikan IHSG tak sejalan dengan gerak rupiah yang melemah.
 
IHSG naik pada penutupan Rabu, 16 Januari 2019, dengan sebesar 4,57 poin dengan berada pada 6.413,36 poin. Volume perdagangan mencapai 13 miliar lembar saham dengan nilai sebesar Rp10 triliun. Frekuensi saham sebesar 516,125 kali. Sebanyak 214 saham naik, 182 saham turun, dan 148 saham tak bergerak.
 
Ikhwal kenaikan IHSG terlihat dari kemarin ketika ditutup menguat sebesar 72,66 poin atau 1,14 persen menuju 6.408,78. Defisit data neraca perdagangan terbukti tidak mampu mengalahkan optimisme pasar akan perdagangan saham. Panin Sekuritas menjelaskan dengan menyentuhnya level baru maka IHSG akan menguji level tersebut kembali, dengan kata lain, akan ada penguatan lanjutan.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sementara itu mata uang rupiah melemah 37,5 poin dengan berada pada level Rp14.127,5 per USD. Yahoo Finance melansir mata uang rupiah melemah 40 poin dengan berada pada Rp14.120 per USD. Bank Indonesia (BI) merekam mata uang rupiah melemah dengan berada pada Rp14.154 per USD.
 
Analis Samuel Sekuritas Indonesia Ahmad Mikail memperkirakan Indeks dolar Amerika Serikat (USD) diperkirakan menguat ke level 96,0-96,20 terhadap beberapa mata uang kuat utama dunia seperti euro dan yen. Penguatan indeks USD tersebut ditopang lemahnya data ekonomi Eropa serta jelang voting kesepakatan keluarnya Inggris dari Uni Eropa. Dia memperkirakan rupiah kemungkinan melemah ke level Rp14.100 sampai dengan Rp14.150 per USD.

 

(SAW)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi