Analis Prediksi Rupiah Merosot ke Rp14.063/USD
Ilustrasi (ANTARA FOTO/Yudhi Mahatma)
Jakarta: Pergerakan nilai tukar rupiah masih terbuka untuk kembali melemah di hari ini. Untuk itu, diharapkan sentimen yang ada dapat lebih positif untuk menahan dan menghalau pelemahan mata uang Garuda lebih lanjut.

Sepanjang perdagangan Selasa, 8 Mei 2018, mata uang rupiah terus tertekan terhadap USD. Bayangkan saja, rupiah menyusut ke posisi Rp14.052 per USD. Padahal pada saat pembukaan perdagangan masih di posisi Rp14.004 per USD.

‎"Pelemahan yang ada saat ini membuat sejumlah kalangan khawatir. Ditambah sentimen dari dalam negeri dianggap belum cukup kuat atau signifikan untuk mengangkat rupiah. Sehingga, potensi pelemahan masih akan terjadi," ucap ‎Analis Binaartha Parama Sekuritas Reza Priyambada, seperti dikutip dari riset hariannya, di Jakarta, Rabu, 9 Mei 2018.

Masih kuatnya potensi pelemahan, Reza memperkirakan, rupiah akan bergerak di kisaran support Rp14.063 per USD, sedangkan posisi resisten akan berada di Rp14.025 per USD. "Tetap waspadai setiap potensi yang buat rupiah tetap nyaman di zona merah," terang Reza.

Reza menyatakan ‎belum adanya sentimen positif secara signifikan membuat pergerakan rupiah kembali melemah di sepanjang hari kemarin. Bayang-bayang pelemahan rupiah di atas level Rp14 ribu per USD pun menghantui pelaku pasar, sehingga membuat permintaan akan mata uang USD meningkat.

"Rupiah pun kembali terdepresiasi," jelas Reza.

Tidak hanya itu, dia mengaku, terapresiasinya USD juga terimbas pernyataan anggota FOMC Raphael Bostic yang membuat investor kian panik. Dia cukup yakin dengan kenaikan suku bunga acuan sebanyak tiga kali untuk saat ini dengan menyesuaikan kondisi saat ini.

Apalagi, lanjut Reza, jika melihat perekonomian AS yang dinilai cenderung membaik sehingga dapat menyebabkan tekanan inflasi akan meningkat pada bulan-bulan mendatang. Dengan demikian perlu diredam dengan kenaikan suku bunga.

"Di sisi lain, aksi tunggu pelaku pasar terhadap rilis cadangan devisa turut membuat rupiah tertahan," pungkas dia.



(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id