Nilai Tukar Rupiah Berpeluang Menyusut
Ilustrasi. (FOTO: AFP)
Jakarta: Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS (USD) masih berpeluang mengalami pelemahan di hari ini. Minimnya sentimen positif dalam negeri dan gerak USD yang menguat diprediksi menjadi faktor penyusutan tersebut.

"Pelemahan rupiah karena imbas dari pergerakan mata uang utama dunia. Pelemahan pun akibat minim sentimen positif dalam negeri. Sehingga rupiah berpotensi mengalami pelemahan kembali," ungkap Analis PT Binaartha Paramaa Sekuritas Reza Priyambada, dalam keterangan risetnya, Senin, 23 April 2018.

Untuk itu, dia mengimbau kepada investor tetap mencermati dan mewaspadai terhadap sentimen yang membuat rupiah kembali tertahan kenaikannya.

"Rupiah diproyeksikan akan bergerak di kisaran support Rp13.878 per USD, sedangkan posisi resisten akan bisa digapai pada Rp13.868 per USD," kata dia.

Reza menyatakan, pernyataan dovish Bank of England membuat pergerakan nilai tukar GBP cenderung melemah, sehingga memberikan kesempatan pada USD untuk kembali melanjutkan pergerakan positifnya.

Di sisi lain, kata Reza, perkiraan akan adanya kenaikan tingkat suku bunga The Fed turut membuat USD terapresiasi. Akibatnya rupiah pun cenderung terkena dampak negatifnya hingga menyentuh batas psikologisnya.

"Selain itu, adanya penilaian bahwa capital outflow akan terjadi seiring perbaikan ekonomi AS, turut melemahkan rupiah. Rupiah kembali lagi di zona merah," pungkas Reza.



(AHL)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id