Ilustrasi (Foto: Medcom.id/Annisa Ayu Artanti)
Ilustrasi (Foto: Medcom.id/Annisa Ayu Artanti)

Politik Kian Kondusif, IHSG Berpeluang Menguat

Ekonomi ihsg
Annisa ayu artanti • 24 Mei 2019 08:47
Jakarta: Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini berpeluang menguat karena didorong optimisme pasar yang merespons kondisi politik dalam negeri yang mulai kondusif. Katalis positif tersebut diharapkan mampu mempertahankan gerak IHSG di jalur hijau di sepanjang hari.
 
Selain itu, Analis Artha Sekuritas Dennies Christoper mengatakan, penguatan indeks hari ini juga didorong oleh penguatan nilai tukar rupiah. Indeks diyakini diperdagangkan di level support 5.904-5968 dan resistance 6.070-6.108.
 
"IHSG diprediksi menguat. IHSG berpotensi menguat didukung oleh penguatan nilai tukar rupiah dan kondisi dalam negeri yang mulai kondusif," kata Dennies, seperti dikutip dari riset hariannya, di Jakarta, Jumat, 24 Mei 2019.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Namun, lanjut Dennies, penguatan hari ini masih cenderung terbatas. Sentimen global masih membayang-bayangi indeks sehingga rentan mengalami pelemahan. "Namun penguatan diperkirakan terbatas melihat tekanan dari sentimen global yang kembali memanas," ucap dia.
 
Sementara itu, Analis Reliance Sekuritas Indonesia Lanjar Nafi menngatakan, adanya sentimen positif Jokowi effect memberikan nafas segar bagi indeks untuk bergerak positif usai aksi 22 Mei lalu. Pergerakan IHSG secara teknikal bergerak optimistis setelah kembali berada di atas level psikologis 6.000.
 
Pergerakan IHSG selanjutnya akan mengarah pada targer pergerakan rata-rata 200 hari yang berada dikisaran 6.150. "Sehingga kami proyeksikan IHSG akan bergerak menguat diakhir pekan dengan support resistance 6.000-6.150," jelas Lanjar.
 
Adapun saham-saham yang bisa diperhatikan investor untuk saat ini adalah saham PT Semen Indonesia Tbk (SMGR), PT HM Sampoerna Tbk (HMSP), PT Unilever Tbk (UNVR), PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS), PT Adaro Energy Tbk (ADRO), dan PT Indika Energy Tbk (INDY).
 
Kemudian, PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC), PT Waskita Karya Tbk (WSKT), PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI), dan PT United Tractors Tbk (UNTR).
 

(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif